M. Jihar Kodobo
Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Pasifik Morotai

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGOLAHAN CANGKANG KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) SEBAGAI KAPUR SIRIH M. Jihar Kodobo; Fijai Pina; Marwa Safar
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 6 No. 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/g03y8q91

Abstract

Pengolahan cangkang kerang dilakukan secara tradisonal.Ada beberapa kelompok masyarakat khusunya di Desa Wawama memproduksi cangkan kerang darah (Anadaragranosa) sebagai kapur sirih, untuk di jual dan dijadikan suatau usaha dalam menunjang perekonomian masyarakat setempat. Namun ada beberapa suplayer kapursirih di pasar CBD sering dikeluhkan konsumen karena tingkat kematangan kapursiri yang belum mencapai standar yang diinginkan, ada pun waktu dan bahan pembakaran cangkan gkerang yang tidak sesuai dengan pengolahan kapur sirih secara tradisonal, dapat mempengaruhui kualitas dan rasa, yang akan berdampak buruk terhadap prekonomian masyarakat tersebut. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui pengelolaan cangkang kerang darah (anadaragranosa) sebagai kapursiri. Prosedur pengambilan data Tahapan pertama dalam pembuatan kapur sirih yaitu cangkang kerang dibersikan dan dicuci hingga bersih. Tahap selanjutnya cangkang kerang dijemur selama 5 hari dibawah terik sinar matahari. Selanjutnya cangkang kerang dibakar dalam tumpukan kayu  sesuai dengan waktu pembakarang (waktupembakaran 3 dan 6 jam).Data yang di peroleh di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menujukan uji hedonic warna di peroleh pada sampel A2 dengan nilai rata-rata 4,7 ( suka). Sedangkanuntuk A1 memperolehnilai 3,4 (cukupsuka). Hedonik rasa, sampel A2 dengan nilai 5 (sangat suka) sampel A1 dengan nilai4 (suka). Hedonik aroma, sampel A2 4,2 (suka) sedangkan sampel A1 3 (cukup suka). Hedonik tekstur, sampel A2 4,3 (suka) sampel A1 dengan nilai 3,7 (cukup suka). Dapat dilihat bahwa uji hedonic darike 4 parameter yang paling dominan yaitu parameter rasa dengan nilai 5 (sanggat suka) karna di pengaruhi oleh lama pembakaran yakni 6 jam.