Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan bagian integral dari sistem manajemen perusahaan yang bertujuan untuk mengendalikan risiko terkait kegiatan kerja guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, efisien, dan produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan SMK3 pada Proyek Pengendalian Banjir Rumah Pompa Muktiharjo Kota Semarang, mengidentifikasi tingkat kemungkinan terjadinya potensi bahaya dan risiko K3, menilai tingkat kesesuaian penerapan 10 Golden HSE Rules, serta mengidentifikasi tingkat ketidaksesuaian SMK3 yang terjadi di proyek. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 29 responden yang terdiri dari tenaga ahli tim kontraktor pelaksana PT. PP (Persero), observasi lapangan, serta telaah dokumen Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK). Pengolahan data menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, dan hasil kuesioner responden dilakukan perhitungan Indeks Kepentingan Relatif (IKR) menggunakan program SPSS. Dari uji validitas didapatkan nilai R hitung tertinggi 0,8509 dengan keterangan valid pada variabel ketidaksesuaian SMK3. Dari uji reliabilitas didapatkan nilai Cronbach's Alpha 0,770 dengan keterangan reliabel pada variabel ketidaksesuaian SMK3. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kemungkinan terjadinya bahaya dan risiko K3 pada semua aktivitas konstruksi tergolong rendah dengan nilai mean berkisar 1,103–1,414. Tingkat penerapan 10 Golden HSE Rules seluruhnya tergolong tinggi dengan nilai mean berkisar 2,552–2,966. Tingkat ketidaksesuaian SMK3 seluruhnya tergolong rendah dengan nilai mean berkisar 1,103–1,310.