Putri, Veronica Belinda Priscilla
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI BERSAING PADA USAHA KOPI JANJI JIWA AREA BANDUNG MENGGUNAKAN PENDEKATAN SWOT, IE MATRIX, DAN QSPM Putri, Veronica Belinda Priscilla; Kusuma, Lalu Tri Wijaya Nata
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM merupakan salah satu sektor yang mendukung perekonomian Indonesia, terutama pada pemenuhan kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Toko Kopi “Janji Jiwa” merupakan usaha waralaba yang menjual berbagai macam minuman kopi dengan menggunakan biji kopi lokal Indonesia dan mengadopsi konsep grab-and-go dalam penjualan produk minuman. Penjualan dari Toko Kopi “Janji Jiwa” Area Bandung pada Oktober 2019 hingga September 2020 fluktuatif cenderung menurun sehingga berpengaruh pada sumber daya manusia, rantai pasok, dan juga pemasaran. Toko Kopi “Janji Jiwa” Area Bandung harus menentukan strategi bisnis yang sesuai dengan lingkup perusahaan. Metode penelitian yang digunakan yaitu tahap masukan dengan matriks IFE dan EFE, tahap pencocokan dengan matriks IE dan SWOT, dan tahap pengambilan keputusan dengan Matriks Quantitative Strategic Planning Matrix. Langkah pertama menganalisis faktor internal dengan analisis bauran pemasaran 7P dan faktor eksternal menggunakan Porter’s Five Forces Model. Terdapat 46 faktor yang mempengaruhi yakni 22 kondisi internal dan 24 kondisi eksternal. Skor total matriks IFE sebesar 2,818 dan matriks EFE sebesar 2,942. Berdasarkan matriks IE dan SWOT yang sudah disederhanakan didapatkan 6 alternatif strategi. Enam alternatif strategi ini dianalisis menggunakan QSPM dan didapatkan hasil yang direkomendasikan yaitu membuat konten interaktif di media sosial, bekerjasama dengan supplier bahan baku menggunakan sistem terintegrasi, mengadakan event kolaboratif dengan brand ternama, merekrut sumber daya manusia yang kompeten, menampilkan rekam penjualan dan testimoni di masa lalu, dan melaksanakan outing dan training pegawai.