Oktavia Wulan Ramadhani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Chat GPT Sebagai Tutor Percakapan Virtual Untuk Penguatan Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa Di Era Digital Fina Ochtavia; Oktavia Wulan Ramadhani; Dilfam Aldisya Ervani
Vol. 3 No. 1 (2025): Proceeding of International Conference on Cultures & Languages 2025 999-1011
Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berbicara bahasa Inggris menjadi kompetensi inti yang menentukan daya saing mahasiswa di era global. Namun, fakta menunjukkan bahwa Indonesia masih tertinggal, dengan skor EF English Proficiency Index 2024 sebesar 468–473 dan berada di posisi 80 dari 116 negara, masuk kategori Low Proficiency. Rendahnya keterampilan berbicara ini dipicu oleh minimnya akses terhadap lingkungan praktik bahasa yang autentik, keterbatasan interaksi dengan penutur asli, dan metode pembelajaran yang masih berpusat pada teori, bukan komunikasi nyata. Kondisi ini menimbulkan urgensi bagi dunia pendidikan untuk segera mengadopsi solusi inovatif yang efektif, cepat, dan adaptif. ChatGPT hadir sebagai terobosan tutor percakapan virtual berbasis kecerdasan buatan yang mampu memberikan latihan real time, umpan balik instan, dan simulasi komunikasi global tanpa batas ruang dan waktu. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas ChatGPT dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris mahasiswa di era digital melalui desain eksperimen semu (pre-test dan post-test) pada dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan ChatGPT dan kelompok kontrol dengan metode konvensional. Analisis data menggunakan uji-t untuk mengukur perbedaan signifikan antar kelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT sebagai tutor percakapan virtual terbukti efektif dalam meningkatkan pembelajaran bahasa, mempercepat peningkatan kompetensi komunikasi mahasiswa, dan mempersiapkan generasi muda untuk bersaing di panggung internasional, dengan nilai uji-t 0,95 yang termasuk kategori efek besar.