Hardianti Sani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Potensi Wisata Budaya Kete Kesu Melalui Pengembangan Marketable Cultural Tour Package Berbasis Smart Tourism Di Toraja Utara Anidya Rahmadani; Masrika Masrika; Hardianti Sani; Muh Rusdi
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 2 No. 1 (2026): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/itinerary.v2i1.1251

Abstract

Kete Kesu merupakan salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Kabupaten Toraja Utara yang memiliki kekayaan warisan budaya berupa rumah adat Tongkonan, situs pemakaman tebing, ukiran tradisional, serta tradisi masyarakat Toraja yang masih lestari. Namun demikian, pengembangan produk wisata budaya yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan tren smart tourism masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi Kete Kesu sebagai marketable cultural tour package berdasarkan persepsi wisatawan serta merumuskan konsep paket wisata budaya yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei daring menggunakan Google Form kepada 57 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 80,7% responden telah mengetahui Kete Kesu sebagai destinasi wisata budaya. Daya tarik utama yang dianggap paling unik adalah deretan rumah adat dan lumbung Tongkonan (38,6%) serta situs pemakaman tebing dan kuburan batu (35,1%). Sebanyak (49,1%) responden menilai target pasar utama adalah pecinta sejarah dan budaya, sementara (42,1%) memilih wisatawan mancanegara. Media promosi yang paling efektif adalah TikTok (54,4%) dan Instagram (24,6%). Aktivitas yang paling diminati wisatawan adalah mengunjungi rumah adat Tongkonan (38,6%) dan melihat situs pemakaman adat (35,1%). Sebagian besar responden menginginkan paket wisata berdurasi 4 hari 3 malam (33,3%) dan 3 hari 2 malam (28,1%). Selain itu, (56,1%) responden menilai Kete Kesu paling tepat dikembangkan sebagai wisata edukasi budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi interpretasi budaya, promosi digital berbasis media sosial, serta pengalaman wisata autentik menjadi strategi penting dalam pengembangan paket wisata budaya yang marketable dan berkelanjutan di Kete Kesu.