Muh Rusdi
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penerapan Pengolahan Kakao Pascapanen Untuk Mendapatkan Biji Kakao Kering Bermutu Tinggi Muh Rusdi; Rudianto Said
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 6, No 2 (2008): Oktober 2008
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.931 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v6i2.1027

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang tahapan-tahapan pengolahan kakao pascapanen yang harus dilalui untuk mencapai mutu yang telah ditetapkan yaitu Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-2323-2000, dan memotivasi pengolah kakao untuk tetap komitmen terhadap mutu pada setiap tahapan pengolahan kakao dan penggunaan peralatan pada masing-masing tahapan tersebut. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu menentukan lokasi dan waktu pengabdian, membuat peralatan pengabdian yang berupa buku penyuluhan tentang pedoman pengolahan kakao pascapanen, pelaksanaan kegiatan, dan pemantauan berkelanjutan. Dari hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa untuk memperoleh mutu biji kakao seperti yang telah ditetapkan sebelumnya maka pengolahan kakao pasca panen harus dilakukan secara sempurna seperti yang tertera pada buku pedoman kegiatan ini, dan pengolah kakao termotifasi untuk menerapkan pengolahan kakao secara sempurna dan berkesinambungan.
ANALISIS PENENTUAN INTERVAL WAKTU PERAWATAN FINISH MILL BERDASARKAN DOWNTIME PADA PT. SEMEN TONASA Muh Rusdi; Muhammad Arsyad Suyuti; Aditya P H; Suryono Suryono
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 15, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.852 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v15i1.1174

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan cara mengolah data downtime dari masing-masing subsitem atau komponen, yang diubah menjadi data waktu antar kegagalan. Kemudian dilakukan pengujian data distribusi untuk mengetahui distribusi yang sesuai. Berdasarkan parameter yang diperoleh dapat digunakan untuk menentukan fungsi keandalan masing-masing subsistem atau komponen. Sehingga, nilai keandalan setiap komponen pada periode waktu tertentu dapat dihitung. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab kegagalan utama Unit Finish Mill selama bulan Maret 2010 – Maret 2013 adalah komponen atau subsistem 419BE01, 421BE01, 419WF01, 419FM01, 419AP01, 419FG03, 419SC01, 419FA07, 419OP01, 419AS02, 419OP10, 419BC01, 419FG04, 421GA01, 419MD02, 419OP06, 418PC07. Sehingga kehandalan difokuskan pada komponen atau subsistem tersebut, selanjutnya dilakukan penyusunan interval waktu perawatan sebagai strategi perawatan secara grup untuk mencapai kehandalan sistem yang ditargetkan.
Analisis Variabel Temperatur Media Pendingin Air Garam terhadap Sifat Mekanik Baja K-945 EMS 45 Abram Tangkemanda; Syaharuddin Rasyid; Muas M; Muh Rusdi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 12, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.892 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v12i1.1112

Abstract

Baja K-945 EMS 45 adalah salah satu jenis baja paduan yang dengan komposisi kandungan (% berat) C 0,48%, Si 0,30%, dan Mn 0,70%. Baja ini merupakan baja karbon sedang yang mempunyai kekuatan tarik 60-70 Kg/mm2. Kekerasan pada baja ini dapat ditingkatkan melalui proses quenching dengan menggunakan media pendingin air. Kekerasan yang dapat dicapai Baja EMS-45 bila diquenching pada media pendingin air (suhu kamar) adalah 58 HRC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel temperatur media pendingin air garam terhadap sifat mekanik baja K-945 EMS-45 dengan memvariasikan temperatur media quenching pada suhu 5, 10, 15, 20, 25, dan 30OC. Metode yang digunakan adalah proses pemanasan spesimen pada temperatur 850OC dengan waktu penahanan selama 30 menit, selanjutnya spesimen diquencing pada temperatur media pendingin yang berbeda. Berdasarkan hasil pengujian dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa telah terjadi kenaikan nilai kekerasan pada Baja K945 EMS-45 dengan adanya memvariasikan temperatur media pendingin. Kekerasan terbesar terjadi pada suhu 0OC sebesar 61,77 HRC dan nilai kekerasan semakin menurun dengan naiknya suhu media pendingin. Nilai kekuatan impak berbading terbalik dengan nilai kekerasan dengan naiknya temperatur media pendingin. Nilai impak Baja K945 EMS-45 pada suhu 0OC sebesar 63,5 N.m dan mengalami kenaikan kekuatan impak sejalan dengan naiknya suhu media pendingin.
RANCANG BANGUN MESIN PENGOLAH BIJI KAKAO MENJADI COKELAT PASTA Muh Rusdi; Luther Sonda; Jumriadi Jumriadi; Fajar Islam Wahab; Agi Sugi Rahmat
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 14, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.522 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v14i1.1163

Abstract

Mesin ini dibuat untuk memberikan alternatif kepada petani agar biji kakaoyang dihasilkan tidak semata-mata dijual dalam bentuk biji kakao kering, akan tetapidapat diolah menjadi produk makanan atau bahan olahan yang digunakan dalampembuatan kue sehingga pendapatan petani kakao dapat meningkat. Mesin inimenggunakan media batu untuk menggiling biji kakao menjadi pasta, pasta yangdihasilkan akan diaduk kedalam mesin pengaduk sehingga tekstur yang dihasilkantidak kasar. Mesin ini menggunakan motor listrik 2 Hp dengan putaran 2880 sertamempunyai kapisitas produksi 15 kg/jam dalam menghasilkan cokelat pasta. Batuyang digunakan berukuran 8 inch dan memiliki putaran 596 rpm.Kata Kunci: Batu, Biji Kakao, Pasta, Menggiling
Optimalisasi Potensi Wisata Budaya Kete Kesu Melalui Pengembangan Marketable Cultural Tour Package Berbasis Smart Tourism Di Toraja Utara Anidya Rahmadani; Masrika Masrika; Hardianti Sani; Muh Rusdi
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 2 No. 1 (2026): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/itinerary.v2i1.1251

Abstract

Kete Kesu merupakan salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Kabupaten Toraja Utara yang memiliki kekayaan warisan budaya berupa rumah adat Tongkonan, situs pemakaman tebing, ukiran tradisional, serta tradisi masyarakat Toraja yang masih lestari. Namun demikian, pengembangan produk wisata budaya yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan tren smart tourism masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi Kete Kesu sebagai marketable cultural tour package berdasarkan persepsi wisatawan serta merumuskan konsep paket wisata budaya yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei daring menggunakan Google Form kepada 57 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 80,7% responden telah mengetahui Kete Kesu sebagai destinasi wisata budaya. Daya tarik utama yang dianggap paling unik adalah deretan rumah adat dan lumbung Tongkonan (38,6%) serta situs pemakaman tebing dan kuburan batu (35,1%). Sebanyak (49,1%) responden menilai target pasar utama adalah pecinta sejarah dan budaya, sementara (42,1%) memilih wisatawan mancanegara. Media promosi yang paling efektif adalah TikTok (54,4%) dan Instagram (24,6%). Aktivitas yang paling diminati wisatawan adalah mengunjungi rumah adat Tongkonan (38,6%) dan melihat situs pemakaman adat (35,1%). Sebagian besar responden menginginkan paket wisata berdurasi 4 hari 3 malam (33,3%) dan 3 hari 2 malam (28,1%). Selain itu, (56,1%) responden menilai Kete Kesu paling tepat dikembangkan sebagai wisata edukasi budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi interpretasi budaya, promosi digital berbasis media sosial, serta pengalaman wisata autentik menjadi strategi penting dalam pengembangan paket wisata budaya yang marketable dan berkelanjutan di Kete Kesu.
Potret Trend Pengunjung ke Daya Tarik Wisata Londa Kabupaten Toraja Utara Naila Ramadhani; Siti Kamelina Lapene; Muh Rusdi; Mukarramah Machmud
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 2 No. 1 (2026): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/itinerary.v2i1.1340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi wisata terhadap minat berkunjung wisatawan ke Daya Tarik Wisata Londa di Kabupaten Toraja Utara. Londa merupakan salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Toraja yang memiliki nilai warisan budaya yang unik, khususnya berupa situs pemakaman tradisional dan budaya leluhur. Namun, efektivitas penyampaian informasi wisata masih menjadi tantangan dalam menarik minat wisatawan, terutama di era pariwisata digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring menggunakan Google Form kepada 50 responden. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan interpretasi skala Likert untuk mengukur persepsi responden terhadap kualitas informasi wisata dan minat berkunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas informasi wisata berada pada kategori tinggi, terutama pada aspek kejelasan informasi, kemudahan akses, dan daya tarik konten digital. Selain itu, minat berkunjung wisatawan juga berada pada kategori tinggi, yang dipengaruhi oleh informasi wisata yang informatif, akurat, dan menarik secara visual. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas informasi wisata memiliki peran penting dalam membentuk citra destinasi dan meningkatkan ketertarikan wisatawan untuk berkunjung ke destinasi budaya. Dengan demikian, peningkatan kualitas informasi wisata menjadi strategi penting dalam tourism marketing dan destination branding, khususnya pada destinasi wisata budaya seperti Londa. Penguatan promosi digital, pengembangan konten kreatif, serta penyampaian informasi yang akurat dan menarik direkomendasikan untuk meningkatkan minat berkunjung wisatawan serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan.