Siti Kamelina Lapene
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Potret Trend Pengunjung ke Daya Tarik Wisata Londa Kabupaten Toraja Utara Naila Ramadhani; Siti Kamelina Lapene; Muh Rusdi; Mukarramah Machmud
ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business Vol. 2 No. 1 (2026): ITINERARY: Journal of Travel Operation and Travel Business
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/itinerary.v2i1.1340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi wisata terhadap minat berkunjung wisatawan ke Daya Tarik Wisata Londa di Kabupaten Toraja Utara. Londa merupakan salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Toraja yang memiliki nilai warisan budaya yang unik, khususnya berupa situs pemakaman tradisional dan budaya leluhur. Namun, efektivitas penyampaian informasi wisata masih menjadi tantangan dalam menarik minat wisatawan, terutama di era pariwisata digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring menggunakan Google Form kepada 50 responden. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan interpretasi skala Likert untuk mengukur persepsi responden terhadap kualitas informasi wisata dan minat berkunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas informasi wisata berada pada kategori tinggi, terutama pada aspek kejelasan informasi, kemudahan akses, dan daya tarik konten digital. Selain itu, minat berkunjung wisatawan juga berada pada kategori tinggi, yang dipengaruhi oleh informasi wisata yang informatif, akurat, dan menarik secara visual. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas informasi wisata memiliki peran penting dalam membentuk citra destinasi dan meningkatkan ketertarikan wisatawan untuk berkunjung ke destinasi budaya. Dengan demikian, peningkatan kualitas informasi wisata menjadi strategi penting dalam tourism marketing dan destination branding, khususnya pada destinasi wisata budaya seperti Londa. Penguatan promosi digital, pengembangan konten kreatif, serta penyampaian informasi yang akurat dan menarik direkomendasikan untuk meningkatkan minat berkunjung wisatawan serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan.