Helvi Ramadhani
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Pencegahan Penyebaran Penyakit dengan Menerapkan Etika Batuk dan Bersin Helvi Ramadhani; Febrina Dewi Pratiwi Lingga
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v4i1.12845

Abstract

Abstrak: Etika batuk dan bersin diterapkan untuk semua orang terutama pada kasus infeksi dengan jenis transmisi airborne ke udara dalam bentuk percikan dahak (droplet) yang bisa menyebabkan penyebaran kuman. Hal ini diperlukan untuk mencegah tersebarnya bakteri dan virus infeksius. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) etika batuk dan bersin yang benar yaitu menggunakan masker bila flu atau batuk, gunakan tisu untuk menutup hidung dan mulut dan buang tisu ketempat sampah tertutup, jika tidak membwa masker atau tisu, tutup mulut saat batuk atau bersin dengan lengan atas bagian dalam atau siku bagian dalam, lanjutkan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer berbasis alcohol.  Edukasi Kesehatan berupa edukasi dan sosialisasi perlu dilakukan guna mencegah penyebaran penyakit infeksius dan menjadikan masyarakat terutama anak anak dapat menerapkan perilaku hidup sehat agar berperan aktif dalam upaya mewujudkan derajat Kesehatan yang optimal. Metode yang digunakan adalah dengan penyuluhan berupa edukasi dengan menjelaskan secara langsung kepada anak anak tentang etika batuk dan bersin sehingga diharapkan kebiasaan dan perilaku etika batuk yang benar dapat diterapkan dikehidupan sehari hari sebagai bentuk perwujudan perilaku sehat.
Hubungan Upaya Preventif Pemelihara Kucing Terhadap Toksoplasmosis Dengan Keberadaan Ookista Toxoplasma gondii Pada Kucing Peliharaan di Kecamatan Medan Kota Helvi Ramadhani; Nur Fadly
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i1.18114

Abstract

Latar Belakang : Toksoplasmosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh Toxoplasma gondii. Transmisi Toxoplasma gondii dapat terjadi dengan termakan ookista yang berasal dari feses kucing yang terinfeksi Toxoplasma gondii. Kebiasaan memelihara kucing merupakan salah satu faktor risiko toksoplasmosis pada manusia. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya preventif pemelihara kucing terhadap toksoplasmosis. Tujuan:  Untuk mengetahui hubungan upaya preventif pemelihara kucing terhadap toksoplasmosis dengan keberadaan Toxoplasma gondii pada kucing peliharaan di Kecamatan Medan Kota. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan laboratorik dan desain cross sectional. Pengambilan data upaya preventif toksoplasmosis dilakukan dengan pemberian kuesioner kepada pemelihara kucing dan pemeriksan feses kucing peliharaan dilakukan di Laboratorium Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan metode apung dan sedimentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi square. Hasil : Didapatkan pemelihara kucing yang melakukan upaya preventif yang tergolong dalam kategori cukup-baik sebanyak 52 sampel (52%) hasilnya tidak dijumpai ookista Toxoplasma gondii pada feses kucing peliharaannya sedangkan pemelihara kucing yang melakukan upaya preventif tergolong kurang sebanyak 48 sampel (48%) diantaranya dijumpai sebanyak 11 sampel (11%) terdapat ookista Toxoplasma gondii pada feses kucing peliharaannya. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara upaya preventif pemelihara kucing terhadap toksoplasmosis dengan keberadaan ookista Toxoplasma gondi pada feses kucing peliharaan. Pemelihara kucing yang melakukan upaya preventif tergolong kurang sebanyak 11 sampel (11%) didapatkan ookista Toxoplasma gondii pada feses kucing peliharaannya.