Yuni Nurchasanah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Asuhan Kebidanan Berkesinambungan pada Ny. S dengan Penerapan Teknik Endorphine Massage di Puskesmas G Kota Bandung Siti Hanifah; Riana Pascawati; Yuni Nurchasanah; Neneng Widaningsih
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v6i3.25780

Abstract

Asuhan Kebidanan Berkesinambungan pada Ny.S dengan Penerapan Teknik Endorphine Massage di  Puskesmas G Kota Bandung Siti Hanifah1, Riana Pascawati2, Yuni Nurchasanah3, Neneng Widaningsih4 1 Prodi Program Pendidikan Profesi Bidan, Poltekkes Kemenkes Bandung  Email korespondensi: Sitih8335@gmail.com  Abstrak: Bidan berperan memberikan pelayanan berkelanjutan (continuity of care) sejak kehamilan hingga keluarga berencana, sesuai kebutuhan perempuan. Endorphine massage merupakan teknik nonfarmakologis yang dapat merangsang pelepasan endorfin untuk mengurangi nyeri. Tujuan laporan ini adalah mendeskripsikan asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. S selama kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir, dengan penerapan endorphine massage guna meningkatkan kenyamanan dan menurunkan nyeri. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi rekam medis. Selama kehamilan, pasien mengalami nyeri punggung (skala nyeri 5) dan diberi terapi endorphine massage, menurun menjadi skala 2. Mendekati persalinan, pasien mengalami ketuban pecah dini (KPD), oligohidramnion berat, dan gawat janin, sehingga dirujuk dan dilakukan SC emergensi. Bayi lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Pada masa nifas, nyeri luka post SC skala 7 menurun menjadi 5 setelah intervensi pijat, tanpa efek samping. Edukasi perawatan neonatus dengan BBLR diberikan dan terbukti efektif melalui peningkatan berat badan bayi. Asuhan kebidanan komprehensif dan endorphine massage efektif sebagai terapi pendukung manajemen nyeri selama kehamilan hingga pasca SC. Deteksi dini komplikasi, tatalaksana tepat, keterampilan tenaga kesehatan, dan sistem rujukan yang baik turut berperan dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi.