Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kualitas pelayanan kesehatan dan fasilitas kesehatan terhadap kepuasan masyarakat di Puskesmas Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup tiga pertanyaan, diantaranya: Adakah pengaruh kualitas pelayanan kesehatan (X1) terhadap kepuasan masyarakat (Y) pada Puskesmas Toboali Kabupaten Bangka Selatan?, Adakah pengaruh fasilitas kesehatan (X2) terhadap tingkat kepuasan masyarakat (Y) di Puskesmas Toboali Kabupaten Bangka Selatan?, Adakah pengaruh antara kualitas pelayanan kesehatan (X1) dan fasilitas kesehatan (X2) terhadap kepuasan masyarakat (Y) di Puskesmas Toboali Kabupaten Bangka Selatan?. Hipotesis yang diajukan menyatakan bahwa kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien. Penelitian ini menggunakan model SERVQUAL yang mencakup lima dimensi kualitas pelayanan jasa, yaitu tangibility (keberwujudan), reliability (kehandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan empathy (empati). Pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan untuk menguji hipotesis, dengan data yang dikumpulkan dari 96 responden yang merupakan pasien rawat jalan di Puskesmas Toboali.Hasil penelitian menunjukkan dari kelima dimensi kualitas pelayanan terdapat lima dimensi bukti fisik (tangibility), reliabilitas (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (emphaty) berpengaruh terhadap kepuasan pasien Puskesmas Toboali Bangka Selatan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa fasilitas kesehatan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pasien. Tetapi jika dilakukan pengujian secara bersama-sama terdapat pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan sebesar 46,7%, artinya variabel independen (kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan) memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap variabel dependen (kepuasan pasien).