Abstract: Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease that requires long-term management through adherence to therapy to prevent complications. One effort to improve adherence to therapy in DM patients is through Diabetes Self-Management Education (DSME), which aims to improve patients' knowledge, skills, and abilities in performing self-care. This study aims to determine the effect of Diabetes Self-Management Education (DSME) on adherence to therapy in Diabetes Mellitus patients at the Internal Medicine Polyclinic of Sembiring Deli Tua General Hospital. This study used a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. The study population was all Diabetes Mellitus patients who were treated at the Internal Medicine Polyclinic of Sembiring Deli Tua General Hospital, with a sample of 40 respondents selected using a purposive sampling technique. The research instrument used was the Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ) to measure the level of adherence to therapy before and after the DSME intervention. Data analysis was performed using a paired t-test or Wilcoxon test according to the results of the normality test. The results showed that before the DSME intervention, most respondents were in the non-adherent category, as many as 28 respondents (70.0%). After being given the DSME intervention, there was an increase in therapy compliance with 33 respondents (82.5%) being in the compliant category. The results of the statistical test showed a significant influence between the provision of DSME on therapy compliance in Diabetes Mellitus patients. The conclusion of this study is that Diabetes Self Management Education (DSME) has a significant effect on increasing therapy compliance in Diabetes Mellitus patients, so that DSME can be applied as a nursing intervention to improve DM management and prevent complications. Keywords: Diabetes Mellitus, Diabetes Self Management Education (DSME), Compliance Therapy Abstrak: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang melalui kepatuhan terhadap terapi guna mencegah terjadinya komplikasi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kepatuhan terapi pasien DM adalah melalui Diabetes Self Management Education (DSME), yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan pasien dalam melakukan perawatan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Diabetes Self Management Education (DSME) terhadap kepatuhan terapi pada pasien Diabetes Melitus di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua.Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Populasi penelitian adalah seluruh pasien Diabetes Melitus yang berobat di Poli Penyakit Dalam RSU Sembiring Deli Tua, dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Diabetes Self Management Questionnaire (DSMQ) untuk mengukur tingkat kepatuhan terapi sebelum dan sesudah pemberian intervensi DSME. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test atau uji Wilcoxon sesuai dengan hasil uji normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi DSME, sebagian besar responden berada pada kategori tidak patuh sebanyak 28 responden (70,0%). Setelah diberikan intervensi DSME, terjadi peningkatan kepatuhan terapi dengan 33 responden (82,5%) berada pada kategori patuh. Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pemberian DSME terhadap kepatuhan terapi pasien Diabetes Melitus.Kesimpulan penelitian ini adalah Diabetes Self Management Education (DSME) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepatuhan terapi pasien Diabetes Melitus, sehingga DSME dapat diterapkan sebagai salah satu intervensi keperawatan untuk meningkatkan pengelolaan DM dan mencegah komplikasi. Kata kunci: Diabetes Melitus, Diabetes Self Management Education (DSME), Kepatuhan Terapi