Sucipto
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Washliyah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Budaya Organisasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Pegawai Pada Dinas Perumahan Dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Tapanuli Tengah Swita Yowanda Sikumbang; Alfansuri Tanjung; Sucipto
Jurnal Riset Bisnis dan Ekonomi Digital Vol. 3 No. 1 (2026): Call for Paper: April 2026
Publisher : Yayasan Literasi Emas Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67551/vnjrtm36

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Budaya Organisasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Pegawai Pada Dinas Perumahan Dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Tapanuli Tengah, dengan menarik hipotesis bahwa Ada pengaruh Budaya Organisasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Pegawai Pada Dinas Perumahan Dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Tapanuli Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah populasi dalam penelitian yaitu 62 pegawai dengan sampel dalam penelitian yaitu 62 pegawai. Seluruh butir pertanyaan menggunakan uji instrument yaitu uji validitas dan reliabilitas. Data penelitian juga menggunakan uji analisis data. Adapun uji dilakukan adalah uji normalitas, uji heteroskedasitas, uji multikolinearitas, dan menggunakan uji koefisien korelasi, uji determinasi, regresi linier berganda dan uji t dan pengujian serempak/Anova (uji hipotesis). Hasil penelitian menunjukkan besaran pengaruh Budaya Organisasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Pegawai sebesar 64,1% sedangkan sisanya 35,9% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti.Terdapat pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap semangat kerja, dimana Fhitung sebesar 52,568>Ftabel sebesar 4,00 dan nilai signifikansinya 0,000 < α (0,05). Terdapat pengaruh budaya organisasi terhadap semangat kerja, dimana nilai thitung (2.110) > ttabel (1,670) dengan sig. 0.05. Terdapat pengaruh lingkungan kerja terhadap semangat kerja, dimana nilai thitung (10.113) > ttabel (1,670) dengan sig. 0.05. Persamaan regresi linear berganda yaitu KP = 4.716 + 0,155(Ki) + 0,676(Lk) + ei, menunjukkan semangat kerja akan meningkat jika budaya organisasi baik dan lingkungan kerja yang mendukung dalam proses kerja.
PENGARUH KOMUNIKASI DAN KOORDINASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN TAPANULI TENGAH Siti Rahma Yanti Piliang; Hadijah Sipahutar; Nur Ainun Hasibuan; Sucipto
Jurnal Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah: September 2025
Publisher : Yayasan Literasi Emas Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Komunikasi dan Koordinasi terhadap Efektivitas Kerja Pegawai pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tapanuli Tengah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 (tiga puluh) orang yang merupakan Pegawai pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tapanuli Tengah. Seluruh populasi dijadikan sebagai sampel dan merupakan sampel jenuh. Hasil penelitian diketahui bahwa koefisien korelasi diperoleh hasil terdapat hubungan yang kuat antara Komunikasi dengan Efektivitas Kerja sebesar 0,754 dan hubungan Koordinasi dengan Efektivitas Kerja sebesar 0,581. Berdasarkan analisis Koefisien Determinasi yang diperoleh sebesar 61,8% ditentukan oleh variabel bebas Komunikasi dan Koordinasi secara serempak dan sisanya sebesar 38,2% ditentukan oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Dari hasil uji t pada penelitian diketahui bahwa nilai t hitung Komunikasi (X1) sebesar 4,816 > t tabel 2,05183 dan Koordinasi (X2) sebesar 2,386 > t tabel 2,05183 maka hipotesis menyatakan Komunikasi dan Koordinasi secara parsial atau individu berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Kerja pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tapanuli Tengah, terbukti dan dapat diterima. Sedangkan dari hasil uji F diketahui Nilai F hitung 24,411 > F tabel 3,35 dan signifikasi 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis yang menyatakan Komunikasi dan Koordinasi berpengaruh signifikan secara bersama atau simultan terhadap Efektivitas Kerja pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tapanuli Tengah, terbukti dan dapat diterima.