Dominggus Marey
Universitas Cenderawasih

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Pengenaan Pajak Bumi Dan Bangunan Di Kabupaten Jayapura Transna Putra Urip; Rachmaeny Indahyani; Dominggus Marey
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i1.2099

Abstract

This research generally have aims to analyse People’s Perception abaout impotion poverty tax (PBB P2) in Jayapura Distrik. More specific, the objectives are: (a) Requiretmen, (b) Service and c)Equality, The subjek are : Owner the land and building who is them is tax payer, The method be used to analysis  with make discreptionkualitatif which desain in questioner and finaly the output analysis will be kuantitatif,  The result of analysis is  1). People’s Perception for Requiretment is good with score 79.35; 2) People’s Perception for Service is not enought good with score 65.30; 3). People’s perception for Equality is good with score 72.05. Keywords: Perception, Requiretment, Service, and Equality
Pengaruh Belanja Modal Dan Pendapatan Asli Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Mamberamo Tengah Pongsikabe Rully; Yundy Hafizrianda; Joddy E. H. Siahainenia; Dominggus Marey
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v5i2.2113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya pengaruh langsung dan tidak langsung dari Belanja Modal dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi.  Pertumbuhan Ekonomi ditandai dengan adanya peningkatan mutu pelayanan publik dan meningkatnya kegiatan ekonomi di suatu daerah. Semakin besar porsi Belanja Modal yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah maka akan meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan mempengaruhi keterlibatan/partisipasi masyarakat terhadap sektor ekonomi akan meningkat pula yang mana akan memberi dampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah.  Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari organisasi perangkat daerah dan juga instansi vertical berupa laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mamberamo Tengah tahun 2010 – 2016 menyangkut Belanja Modal dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta Badan Pusat Statistik Provinsi Papua berupa realisasi Produk Domistik Bruto dan Pertumbuhan Ekonomi.  Dalam penelitian ini perangkat analisis yang dipakai adalah analisis jalur (path analisys) yang merupakan perluasan dari regresi linear berganda dengan menggunakan softwere SPSS 20 (Statistical Package for Sosial Sciences).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh langsung Belanja Modal (x1) terhadap Pertumbuhan Ekonomi adalah sebesar 0.119, dan pengaruh tidak langsung Belanja Modal melalui Pendapatan Asli Daerah (x2) terhadap Pertumbuhan Ekonomi adalah sebesar 0.127. pengaruh langsung Pendapatan Asli Daerah (x2) terhadap Pertumbuhan Ekonomi adalah sebesar 0.604 dan pengaruh tidak langsung Pendapatan Asli Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi melalui Belanja Modal (x1)  adalah sebesar 0.127 dengan total pengaruh adalah 0.977 atau sama dengan besarnya nilai R Square (R2) Kata Kunci  : Belanja Modal, Pendapatan Asli Daerah, Pertumbuhan Ekonomi.
Analisis Pengelolaan Retribusi Parkir Di Kota Jayapura (Studi Kasus Pada Badan Pendapatan Daerah Kota Jayapura) Rachmaeny Indahyani; Valdano Barnabas Buinei; Transna Putra Urip; Dominggus Marey
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v6i1.2126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Retribusi Parkir di Kota Jayapura. Variabel penelitian yang digunakan adalah variabel, Pegawai Bapenda Kota Jayapura, Juru Parkir Kota Jayapura, dan Pengguna Layanan Parkir (Stakeholder) yang ketiganya adalah varibael sekaligus unsur utama dalam pengelolaan Retribusi Parkir di Kota Jayapura. Dan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan retribusi parkir di Badan Pendapatan Daerah Kota Jayapura. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Interpretasi Skor yaitu dengan melihat kategori tingkat persepsi terbagi menjadi 5 kategori yaitu sangat baik, baik, kurang baik, tidak baik, dan sangat tidak baik dan juga dengan melihat faktor-faktor yang mempengaruhi nya. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, di dapati bahwa: 1) Persepsi dari pegawai BAPENDA Kota Jayapura mengenai pengelolaan retribusi parkir di Kota Jayapura dari hasil analisis adalah persepsi baik dapat dilihat dari hasil rata-rata skor yaitu 80,66% yang masuk dalam kategori baik. 2) Persepsi dari Juru parkir Kota Jayapura mengenai pengelolaan retribusi parkir di Kota Jayapura dari hasil analisis adalah persepsi baik dapat dilihat dari hasil rata-rata skor yaitu 75,25% yang masuk dalam kategori baik. 3) Persepsi dari pengguna layanan parkir (stakeholder) Kota Jayapura mengenai pengelolaan retribusi parkir di Kota Jayapura dari hasi analisis adalah persepsi kurang baik dapat dilihat dari hasil rata-rata skor yaitu 65,50% yang masuk dalam kategori kurang baik. adapun 2 (dua) faktor yang mempengaruhi pengelolaan retribusi parkir yaitu faktor internal: kemampuan Bapenda dalam mengelola lokasi parkir resmi dan faktor eksternal seperti Juru Parkir dan Lokasi Parkir.Kata Kunci : Retribusi Parkir, Pendapatan Asli Daerah
Analisis Elastisitas Dan Daya Serap Tenaga Kerja Sektor Industri Kecil Di Provinsi Papua Dominggus Marey; Balthazar Kreuta; Fajril A. Kaimudin; Yundy Hafizrianda
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 7 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v7i3.2184

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar daya serap tenaga keja industri kecil terhadap tenega kerja Provinsi Papua dan seberapa besar elastisitas tenaga kerja sektor industri kecil terhadap perluasan kesempatan kerja di Provinsi Papua. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan dalam penelitian ini yakni menggunkkan teknik analisis daya serap serta laju pertumbuhan tenaga kerja dan nilai produksi industri kecil. kemudian untuk mengetahui rata-rata elastisitas tenaga kerja sektor industri kecil di Provinsi Papua mengunakan model analisi regresi sederhana dengan metode kuadrat terkecil (Ordinal Least Square). Model regresi sederhana yang dipergunakan untuk menjelaskan hubungan antara nilai produksi industri kecil terhadap perluassan kesempatan kerja di Provinsi Papua berdasarkan pada fungsi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata daya serap tenaga kerja sektor industri kecil selama sembilan belas tahun sebesar 1,48 persen. Rata-rata pertumbuhan tenaga kerja industri kecil tahun pada 1997-2016 di provinsi Papua sebesar 2 persen. Rata- rata pertumbuhan produksi pada tahun 1997-2016 industri kecil di Provinsi Papua sebesar 4 persen. Besar elastisitas kesempatan kerja sektor industri kecil di Provinsi Papua selama kurun waktu 1997-2016 dalam regresi adalah 0,508. Dengan demikian dapat digeneresasikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang didindikatorkan dengan melalui perkembangan nilai produksi industri kecil memiliki pengaruh positif dan cukup signifikan terhadap peningkatan kesempatan kerja di sektor industri kecil. Berdasarkan nilai elastisitasnya sebesar 0,508, sektor ini memiliki sifat yang inelastis, artinya setiap perubahan atau kenaikan pada total produksi industri kecil sebesar 1 persen, ceteris paribus, maka akan mendorong peningkatkan kesempatan kerja pada sektor industri kecil hanya sebesar 0,508 persen. Dengan kata lain industri kecil di Provinsi Papua terjadi skala hasil yang meningkat (decreasing retun to scale) dimana kenaikan output industri kecil memiliki proporsi yang lebih kecil dibandingkan dengan penambahan input. Kata Kunci: Daya Serap, Elastisitas, Tenaga Kerja, Sektor Industri