Riski Romadhan
Universitas Cenderawasih

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Belanja Modal Pemerintah Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Wilayah Adat Mamta Charley M. Bisai; Riski Romadhan; Yundy Hafizrianda
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i1.2101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan belanja modal maupun pertumbuhan ekonomi serta menguji apakah belanja modal berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi pada Kabupaten/Kota di Wilayah Adat Mamta tahun 2013-2016.Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Deskriptif Kuantitatif.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan melalui situs www.djpk.depkeu.go.id, dan Badan Pusat Statistika melalui situs www.bps.go.id/provinsipapua. Sampel dalam penelitian ini adalah Wilayah Adat Mamta terdiri dari 5 Kabupaten/Kota yaitu Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Keerom, Kabupaten Memberamo Raya dan Kota Jayapura dengan empat tahun pengamatan yaitu tahun 2013-2016. Metode analisis regresi data paneldigunakan untuk mengukur pengaruh dari gabungan kedua data yang digunakan yaitu data time series dan cross section. Analisis data menggunakan bantuan program Eviews 9.0. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan data panel dengan variabel independen yaitu belanja modal sedangkan variabel dependen pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan belanja modal berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Wilayah Adat Mamta.Secara parsial belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada masing-masing Kabupaten/Kota tersebut..Kata Kunci: Belanja Modal, Pertumbuhan Ekonomi, Wilayah Adat Mamta