Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilakukan sebagai respon terhadap tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang tekanan pengembangan proses kognitif peserta didik, serta temuan pra-penelitian yang menunjukkan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran IPA masih terbatas dan LKPD yang digunakan belum tersusun berjenjang sesuai dengan pembelajaran (CP), tujuan pembelajaran (TP), dan alur tujuan pembelajaran (ATP). Integrasi proses kognitif berbsis taksonomi berkembang dengan kearifan lokal penting dihadirkan guna membangun pemahaman konsep peserta didik secara bertahap sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal. Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan produk bahan ajar berupa E-LKPD berbasis Proses Kognitif Dengan Topik Angeun Lada Kuliner Tradisional Banten pada bahan makanan, sistem pencernaan dan zat aditif untuk peserta didik kelas VIII. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE melalui tahapan Analyze, Design, Development, Implement dan Evaluate . Instrumen yang digunakan meliputi lembar validitas ahli dan angket respon peserta didik. Hasil validasi menunjukkan bahwa produk memiliki tingkat validitas sebesar 89,95% dengan kategori Sangat Valid. Uji coba produk kepada peserta didik menghasilkan respon sebesar 91,41% dengan kategori Sangat Baik. Temuan ini menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis Proses Kognitif dengan Topik Angeun Lada Kuliner Tradisional Banten pada materi makanan, sistem pencernaan serta zat aditif untuk peserta didik kelas VIII termasuk sangat valid, sangat baik dan dapat diimplementasikan sebagai bahan ajar alternatif dalam pembelajaran IPA yang mengintegrasikan kearifan lokal.