Prasetyaningsih
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS SEARCH, SOLVE, CREATE AND SHARE (SSCS) UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP TEMA “AYO SIAGA BENCANA” Amanda Alodia Claresta Fidela; Siti Romlah Noer Hodijah; Adi Nestiadi; Prasetyaningsih
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 3 (2026): July - September
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.3.906-913

Abstract

Studi ini diorientasikan untuk menguji tingkat kelayakan teoretis dari media Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) yang mengintegrasikan sintaksis pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) dengan fokus tema "Ayo Siaga Bencana" guna memicu kecakapan berpikir kritis pada jenjang sekolah menengah pertama. Operasionalisasi riset ini menerapkan metode Research and Development (R&D) lewat adaptasi model ADDIE yang cakupan operasionalnya dibatasi pada fase analisis, perancangan, dan pengembangan saja. Penilaian kelayakan produk diserahkan kepada panel ahli yang terdiri atas enam validator, meliputi pakar substansi materi, spesialis desain media, serta guru IPA selaku praktisi lapangan. Proses pengumpulan data mengoptimalkan instrumen angket penilaian berskala Likert empat tingkat, yang selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif menggunakan kalkulasi persentase. Hasil pengujian menunjukkan bahwa produk E-LKPD digital ini sukses meraih rerata skor validitas kumulatif sebesar 91,81% sehingga diklasifikasikan pada koridor sangat valid. Secara terperinci, akreditasi nilai datang dari ahli materi dengan capaian 93,75%, disusul oleh ahli media sebesar 85,00%, dan penilaian dari praktisi pendidikan yang menyentuh angka 96,67%. Akumulasi parameter ini menjadi bukti ilmiah bahwa bahan ajar tersebut telah menuntaskan kriteria kelayakan pada aspek substansi isi, alur penyajian, validitas kebahasaan, visualisasi media, serta efisiensi kepraktisan. Keunggulan struktural produk ini bertumpu pada keberhasilan fusi antara aktivitas berpolakan SSCS dengan enam pilar indikator daya kritis, yakni interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi, serta regulasi diri siswa. Dengan demikian, E-LKPD berbasis SSCS bertema kebencanaan ini dinilai sangat layak diaplikasikan sebagai instrumen pembelajaran digital setelah mengakomodasi rekonstruksi minor, sekaligus berpotensi kuat memperkaya khazanah pembelajaran IPA yang berorientasi pada ketajaman berpikir logis siswa.