Ketut Silviani Sudarmini
STIKes Buleleng

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN TERAPI BERMAIN PUZZLE SEBAGAI UPAYA MENSTIMULASI PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA 3-4 TAHUN DI PAUD TELKOM SINGARAJA Komang Silviana Darini; Putu Andria Pratiwi; Ketut Silviani Sudarmini; Putu Eri Kusuma Archa Yasa; Komang Melyn Agustin; Putu Anggriana Rahayu Deanova; Ayu Putu Pribahari; Kadek Dinda Dwipayanti; Ni Luh Putu Anastasia Ardining; Made Rismawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 4 No. 1 (2026): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v4i1.96

Abstract

Lingkungan PAUD Telkom Singaraja masih menghadapi tantangan dalam perkembangan sosial anak akibat belum optimalnya stimulasi interaksi antar teman sebaya pada kelompok bermain usia 3-4 tahun. Laporan Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa gangguan perkembangan sosial pada anak prasekolah di Indonesia mencapai angka yang cukup tinggi yaitu 69,9%. Wawancara dengan guru dan kepala sekolah mengungkapkan bahwa dari 10 anak kelompok bermain, sebagian menunjukkan kemampuan berinteraksi dan bekerja sama yang belum optimal. Program ini dirancang untuk menstimulasi perkembangan sosial anak melalui intervensi terapi bermain puzzle secara berkelompok. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu persiapan, sosialisasi kepada guru, observasi awal (pre-test), pelaksanaan intervensi, pendampingan, evaluasi (post-test), dan tindak lanjut berkelanjutan. Fokus utama program meliputi kemampuan anak dalam berinteraksi, bekerja sama, berbagi, berkomunikasi, dan mematuhi aturan sederhana. Hasilnya, program ini berhasil menurunkan kategori perkembangan kurang, yakni dari 20% menjadi 0%, serta meningkatkan kategori baik, yakni dari 50% menjadi 80%. Anak-anak di PAUD Telkom Singaraja kini menunjukkan peningkatan keterampilan sosial yang lebih baik, dan guru dapat melanjutkan program stimulasi bermain ini secara mandiri serta berkelanjutan.