Fattah Jati Pangestu
Manajemen Industri, Sekolah Vokasi, IPB University, Bogor, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MINIMASI RISIKO POSTUR KERJA PETANI PADA PROSES PERONTOKAN PADI MENGGUNAKAN AWBA DAN REBA Novia Rahmawati; Ahmad Farhan; Fattah Jati Pangestu
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v9i1.52-59

Abstract

ABSTRAK Proses penanganan dan perontokan padi pada sektor pertanian masih didominasi oleh aktivitas manual dengan postur kerja yang tidak ergonomis, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan muskuloskeletal (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko ergonomi menggunakan metode Agricultural Whole Body Assessment (AWBA) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA), serta mengusulkan rancangan alat bantu penyangga perontok padi berbasis ergonomi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara terhadap enam petani di wilayah Panjatan, Kulon Progo. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja berada pada kategori risiko sedang hingga tinggi, yang mengindikasikan perlunya tindakan perbaikan dalam waktu dekat. Postur kerja membungkuk, gerakan berulang, serta durasi kerja yang lama menjadi faktor utama penyebab tingginya risiko ergonomi. Berdasarkan temuan tersebut, dikembangkan usulan desain alat bantu penyangga perontok padi dengan tinggi kerja yang dapat disesuaikan (±85–95 cm), dilengkapi meja masukan dan saluran keluaran gabah untuk meningkatkan efisiensi kerja. Rancangan ini diharapkan mampu memperbaiki postur kerja, mengurangi beban fisik, serta menurunkan risiko MSDs pada petani. Dengan demikian, intervensi ergonomi yang diusulkan berpotensi meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan produktivitas kerja di sektor pertanian. ABSTRACT   Rice handling and threshing processes in the agricultural sector are predominantly performed manually, often involving non-ergonomic working postures that increase the risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs). This study aims to evaluate ergonomic risk levels using the Agricultural Whole Body Assessment (AWBA) and Rapid Entire Body Assessment (REBA) methods, and to propose an ergonomic support tool design for rice threshing activities. Data were collected through direct observation and interviews with six farmers in Panjatan, Kulon Progo. The results indicate that most work activities fall within moderate to high-risk categories, suggesting the need for corrective actions in the near term. Awkward postures such as trunk flexion, repetitive movements, and prolonged working duration were identified as the primary contributors to elevated ergonomic risk. Based on these findings, an ergonomic support tool for rice threshing was proposed, featuring an adjustable working height (approximately 85–95 cm), along with an integrated feeding table and grain output channel to enhance work efficiency. The proposed design is expected to improve working posture, reduce physical workload, and minimize the risk of MSDs among farmers. Therefore, this ergonomic intervention has the potential to enhance comfort, safety, and productivity in agricultural work systems.