JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization
Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026

MINIMASI RISIKO POSTUR KERJA PETANI PADA PROSES PERONTOKAN PADI MENGGUNAKAN AWBA DAN REBA

Novia Rahmawati (Manajemen Industri, Sekolah Vokasi, IPB University, Bogor, Indonesia)
Ahmad Farhan (Perancangan Manufaktur, Fakultas Teknik, Politeknik Negeri Indramayu, Indramayu, Indonesia)
Fattah Jati Pangestu (Manajemen Industri, Sekolah Vokasi, IPB University, Bogor, Indonesia)



Article Info

Publish Date
11 Jun 2026

Abstract

ABSTRAK Proses penanganan dan perontokan padi pada sektor pertanian masih didominasi oleh aktivitas manual dengan postur kerja yang tidak ergonomis, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan muskuloskeletal (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko ergonomi menggunakan metode Agricultural Whole Body Assessment (AWBA) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA), serta mengusulkan rancangan alat bantu penyangga perontok padi berbasis ergonomi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara terhadap enam petani di wilayah Panjatan, Kulon Progo. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja berada pada kategori risiko sedang hingga tinggi, yang mengindikasikan perlunya tindakan perbaikan dalam waktu dekat. Postur kerja membungkuk, gerakan berulang, serta durasi kerja yang lama menjadi faktor utama penyebab tingginya risiko ergonomi. Berdasarkan temuan tersebut, dikembangkan usulan desain alat bantu penyangga perontok padi dengan tinggi kerja yang dapat disesuaikan (±85–95 cm), dilengkapi meja masukan dan saluran keluaran gabah untuk meningkatkan efisiensi kerja. Rancangan ini diharapkan mampu memperbaiki postur kerja, mengurangi beban fisik, serta menurunkan risiko MSDs pada petani. Dengan demikian, intervensi ergonomi yang diusulkan berpotensi meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan produktivitas kerja di sektor pertanian. ABSTRACT   Rice handling and threshing processes in the agricultural sector are predominantly performed manually, often involving non-ergonomic working postures that increase the risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs). This study aims to evaluate ergonomic risk levels using the Agricultural Whole Body Assessment (AWBA) and Rapid Entire Body Assessment (REBA) methods, and to propose an ergonomic support tool design for rice threshing activities. Data were collected through direct observation and interviews with six farmers in Panjatan, Kulon Progo. The results indicate that most work activities fall within moderate to high-risk categories, suggesting the need for corrective actions in the near term. Awkward postures such as trunk flexion, repetitive movements, and prolonged working duration were identified as the primary contributors to elevated ergonomic risk. Based on these findings, an ergonomic support tool for rice threshing was proposed, featuring an adjustable working height (approximately 85–95 cm), along with an integrated feeding table and grain output channel to enhance work efficiency. The proposed design is expected to improve working posture, reduce physical workload, and minimize the risk of MSDs among farmers. Therefore, this ergonomic intervention has the potential to enhance comfort, safety, and productivity in agricultural work systems.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jiso

Publisher

Subject

Environmental Science Industrial & Manufacturing Engineering Transportation

Description

JISO merupakan jurnal ilmiah yang menjadi wadah bagi para peneliti, akademisi dan praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitiannya di bidang rekayasa sistem dan industri diterbitkan oleh LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif (eISSN 2622-898X) (pISSN 2622-8971). Dengan fokus dan materi tentang ...