Cendy Chaterine Manopo
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Unveiling research landscapes on climate change education and curriculum reform for SDGs Cendy Chaterine Manopo; Cepi Riyana; Mario Emilzoli
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 2 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i2.90393

Abstract

This study maps the global research landscape on climate change education and curriculum reform within the SDGs framework using a bibliometric approach. A total of 133 articles indexed in Scopus (2015–2025) were analyzed with VOSviewer to identify publication trends, key authors and institutions, collaboration networks, thematic clusters, and co-citation patterns. The findings show a sharp growth in publications during 2020–2025, reflecting increasing academic attention to the nexus of climate change, education, and sustainability. Research output is dominated by the United Kingdom, the United States, and Australia, although contributions from the Global South, such as Indonesia and South Africa, are emerging. Manchester Metropolitan University and Walter Leal Filho were identified as central actors. Thematic mapping revealed five main clusters: climate change education, curriculum reform, sustainable development, environmental education, and policy. Co-citation analysis highlights two intellectual pillars: education for sustainable development and theories of pro-environmental behavior. This study provides a comprehensive overview of how climate change education is linked to curriculum reform and SDGs. Academically, it advances knowledge of research trends and intellectual foundations. In practice, it offers policymakers and curriculum developers, particularly in the Global South, insights for designing inclusive, context-specific climate change education strategies.    Abstrak Penelitian ini memetakan lanskap penelitian global mengenai climate change education dan reformasi kurikulum dalam kerangka Sustainable Development Goals (SDGs) dengan pendekatan bibliometrik. Sebanyak 133 artikel terindeks Scopus periode 2015–2025 dianalisis menggunakan VOSviewer untuk mengidentifikasi tren publikasi, penulis dan institusi kunci, jaringan kolaborasi, kluster tematik, serta pola ko-sitasi. Hasil analisis menunjukkan pertumbuhan publikasi yang tajam pada periode 2020–2025, menandakan meningkatnya perhatian akademik terhadap nexus perubahan iklim, pendidikan, dan keberlanjutan. Publikasi didominasi oleh Inggris, Amerika Serikat, dan Australia, meskipun kontribusi dari Global South, termasuk Indonesia dan Afrika Selatan, mulai muncul. Manchester Metropolitan University dan Walter Leal Filho teridentifikasi sebagai aktor sentral. Pemetaan tematik mengungkap lima kluster utama, yaitu climate change education, curriculum reform, sustainable development, environmental education, dan policy. Analisis ko-sitasi menyoroti dua pilar literatur utama, yaitu education for sustainable development dan teori perilaku pro-lingkungan. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai keterkaitan pendidikan iklim, reformasi kurikulum, dan SDGs. Secara akademis, penelitian ini memperkaya pengetahuan tentang tren dan fondasi intelektual riset. Secara praktis, hasilnya dapat menjadi acuan bagi pembuat kebijakan dan pengembang kurikulum, khususnya di Global South, untuk merancang strategi pendidikan iklim yang inklusif dan kontekstual. Kata Kunci: pendidikan perubahan iklim; reformasi kurikulum; SDGs; sustainable development goals
Learning paradigms in professional training: mapping pedagogical and andragogical extensions Yusran Hedar; Mario Emilzoli; Cendy Chaterine Manopo
Inovasi Kurikulum Vol. 23 No. 2 (2026): Inovasi Kurikulum, May 2026
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v23i2.327

Abstract

Professional training is undergoing a significant transformation driven by digitalization and the demand for lifelong learning. This study presents an integrated mapping of learning paradigms by analyzing Scopus-indexed literature (2010–2025) using bibliometric techniques. The findings reveal a closely interconnected conceptual structure in which pedagogy, andragogy, workplace learning, and experiential learning form a core. Rather than remaining fragmented, these paradigms are increasingly synthesized within a unified, practice-oriented framework. Thematic analysis identified two dominant clusters: work-based lifelong learning and reflective-experiential practice. Temporal visualizations demonstrate an evolutionary shift from traditional, curriculum-based formal education to flexible, technology-based models, such as e-learning and virtual reality. Furthermore, density analysis confirms the stability of foundational theories while highlighting emerging research interest in sustainability and professional identity. The results suggest that professional learning evolves through recontextualization, integrating established theoretical foundations with digital innovations, rather than replacing them. This study offers a cohesive conceptual roadmap for designing an adaptive curriculum that can effectively bridge the gap between formal education and professional practice.   Abstrak Pelatihan profesional tengah mengalami transformasi signifikan yang didorong oleh digitalisasi dan tuntutan akan pembelajaran seumur hidup. Penelitian ini menyajikan pemetaan terintegrasi paradigma pembelajaran dengan menganalisis literatur terindeks Scopus (2010–2025) menggunakan teknik bibliometrik. Temuan penelitian mengungkapkan struktur konseptual yang saling terhubung erat, di mana pedagogi, andragogi, pembelajaran di tempat kerja (workplace learning), dan pembelajaran eksperiensial membentuk inti yang saling terhubung. Alih-alih tetap terfragmentasi, paradigma-paradigma tersebut semakin disintesis dalam kerangka kerja terpadu yang berorientasi pada praktik. Analisis tematik mengidentifikasi dua klaster dominan: pembelajaran seumur hidup berbasis kerja dan praktik reflektif-eksperiensial. Visualisasi temporal menunjukkan pergeseran evolusioner dari pendidikan formal tradisional berbasis kurikulum menuju model fleksibel berbasis teknologi, seperti e-learning dan realitas virtual (virtual reality). Lebih lanjut, analisis densitas mengonfirmasi stabilitas teori-teori dasar sekaligus menyoroti munculnya minat penelitian pada aspek keberlanjutan dan identitas profesional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran profesional berkembang melalui rekontekstualisasi yang mengintegrasikan landasan teoritis yang mapan dengan inovasi digital, alih-alih menggantikannya. Studi ini menawarkan peta jalan konseptual yang kohesif untuk merancang kurikulum adaptif yang secara efektif dapat menjembatani kesenjangan antara pendidikan formal dan praktik profesional. Kata Kunci: pembelajaran berbasis pengalaman; pembelajaran di tempat kerja; pembelajaran orang dewasa; pelatihan profesional