Elly Daru Ika Wilujeng
Jurusan Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Iklim Mikro dan Penggunaan Media Tanam yang Berbeda pada Pertumbuhan Tanaman Melon Varietas Sweet Net: Effect of Microclimate and Differences Planting Media on The Growth of Melon Sweet Net Varieties Elly Daru Ika Wilujeng; Rindha Rentina Darah Pertami; Abdurrahman Salim; Majidah Majidah
Gontor Agrotech Science Journal Vol. 10 No. 01 (2024): Juni 2024
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman melon merupakan tanaman yang peka terhadap perubahan lingkungan. Saat ini berkembang teknologi budidaya melon di dalam green house, teknologi ini digunakan sebagai upaya dalam memodifikasi iklim mikro yang sesuai dengan pertumbuhan tanaman melon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklim mikro dan jenis media tanam yang berbeda untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman melon varietas sweet net yang di tanam di dalam smart green house Politeknik Negeri Jember. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Mei 2024. Perlakuan yang diuji terdiri dari dua perlakuan yaitu: penggunaan media tanah+kompos dan media cocopeat yang akan diulang sebanyak 15 kali. Parameter yanag diamati meliputi iklim mikro (suhu dan kelembaban) dan juga indikator pertumbuhan tanaman meliputi panjang tanaman, jumlah daun, jumlah bunga dan potensi berat buah melon. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan T-test. Hasil penelitian menunjukkan iklim mikro di dalam smart green house Politeknik Negeri Jember masih tergolong iklim mikro yang optimal untuk mendukung pertumbuhan tanaman melon. Selain itu penggunaan media tanam cocopeat mampu memberikan hasil terbaik bagi panjang tanaman melon pada pengamatan minggu ke-4 hingga ke-6, namun tidak berbeda nyata pada parameter jumlah daun, jumlah bunga dan berat tanaman melon. penggunaan media cocopeat maupun media tanah sama-sama menjadi media yang baik dalam mendukung pertumbuhan tanaman melon di dalam green house.
Combating Soil Drought in Maize (Zea Mays L.): Genetic Engineering Strategies for Drought Tolerant Varieties: Mengatasi Kekeringan Tanah pada Jagung (Zea Mays L.): Strategi Rekayasa Genetika untuk Varietas Tahan Kekeringan Moch. Rosyadi Adnan; Elly Daru Ika Wilujeng; Ahmad Robiul Syawaluddin; Alvianti Maulidatus Shalehah; Dinik Dwi Cahyani; Fitriyatul Lailiyah; Gilang Hardi Sucahyo; Hendri Kurniawan; Nurul Aini
Gontor Agrotech Science Journal Vol. 10 No. 01 (2024): Juni 2024
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drought is the global challenge of crop agriculture across the globe. The detrimental effect of drought hinders a significant growth and development impairment leading to devastating harvest losses. Maize, a vital staple for food faces future challenges with a rapidly expanding drought area. To address this challenge, scientists and breeders are urged to develop new varieties that are not only resistant or tolerant but also even potentially thrive under drought planting conditions. New breeding technologies involving molecular biology and biotechnology have been developed and implemented thus offering a promising solution. Genetic engineering has allowed humans to straightforwardly transfer beneficial genes across species and varieties, thus deliberating gene pool transfer of similar species and varieties. Furthermore, this technology has evolved to the level of creation, deletion, or modification of existing alleles with high precision through CRISPR/Cas9-mediated genome editing. This review article delves into the morpho-physiology, biochemical, and molecular responses of maize varieties against drought stress. It subsequently explores how genetic engineering has been utilized to optimize the selected genes underlying those responses. By exploring the current progress of genetic engineering, this article aims to prepare the ground for future advancement in combating drought through drought-tolerant maize varieties. Thus, this review article has the potential to contribute to improving food security in the increasing drought challenges.