Tanaman melon merupakan tanaman yang peka terhadap perubahan lingkungan. Saat ini berkembang teknologi budidaya melon di dalam green house, teknologi ini digunakan sebagai upaya dalam memodifikasi iklim mikro yang sesuai dengan pertumbuhan tanaman melon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklim mikro dan jenis media tanam yang berbeda untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman melon varietas sweet net yang di tanam di dalam smart green house Politeknik Negeri Jember. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Mei 2024. Perlakuan yang diuji terdiri dari dua perlakuan yaitu: penggunaan media tanah+kompos dan media cocopeat yang akan diulang sebanyak 15 kali. Parameter yanag diamati meliputi iklim mikro (suhu dan kelembaban) dan juga indikator pertumbuhan tanaman meliputi panjang tanaman, jumlah daun, jumlah bunga dan potensi berat buah melon. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan T-test. Hasil penelitian menunjukkan iklim mikro di dalam smart green house Politeknik Negeri Jember masih tergolong iklim mikro yang optimal untuk mendukung pertumbuhan tanaman melon. Selain itu penggunaan media tanam cocopeat mampu memberikan hasil terbaik bagi panjang tanaman melon pada pengamatan minggu ke-4 hingga ke-6, namun tidak berbeda nyata pada parameter jumlah daun, jumlah bunga dan berat tanaman melon. penggunaan media cocopeat maupun media tanah sama-sama menjadi media yang baik dalam mendukung pertumbuhan tanaman melon di dalam green house.
Copyrights © 2024