This Author published in this journals
All Journal Inovasi Kurikulum
Rodulfo T. Aunzo Jr.
Visayas State Universiy Isabel

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Human skills-based learning as a pathway to develop socio-preneurial competence Linda Yupita; Helmy Syakh Alam; Rodulfo T. Aunzo Jr.
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 4 (2025): Inovasi Kurikulum, November 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i4.191

Abstract

In today’s rapidly evolving world, universities are challenged to produce graduates who are not only technically skilled but also equipped with essential human skills such as empathy, collaboration, leadership, and problem-solving. These competencies are crucial for addressing social issues through innovative and sustainable solutions. However, the integration of human skills into socio-entrepreneurial education remains underdeveloped, creating a gap between classroom learning and real-world social innovation. This study explores how human skills-based learning fosters socio-entrepreneurial competence among higher education students at Universitas Primakara. Using a qualitative descriptive design and classroom-based research, data were collected from purposively selected students through observations and open-ended questionnaires, followed by thematic analysis to identify key learning patterns. The findings demonstrate that active learning models, specifically Team-Based Project Learning (TBPL) and Design Thinking, enhance students’ empathy, creativity, and teamwork, thereby significantly contributing to their socio-entrepreneurial competence. The study concludes that human skills-based pedagogies not only align with the principles of Outcome-Based Education (OBE) but also strengthen higher education’s contribution to social innovation and the Sustainable Development Goals (SDGs), providing practical insights for policy and curriculum development.   Abstrak Di tengah perubahan sosial dan teknologi yang pesat, perguruan tinggi menghadapi tantangan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga human skills seperti empati, kolaborasi, kepemimpinan, dan pemecahan masalah. Keterampilan ini penting untuk menghadapi berbagai permasalahan sosial melalui solusi inovatif dan berkelanjutan. Namun, integrasi human skills dalam pendidikan kewirausahaan sosial masih terbatas, sehingga menimbulkan kesenjangan antara pembelajaran di kelas dan praktik inovasi sosial di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pembelajaran berbasis human skills dapat mendorong terbentuknya kompetensi kewirausahaan sosial (socio-entrepreneurial competence) pada mahasiswa di Universitas Primakara. Menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dan pendekatan berbasis kelas, data dikumpulkan dari mahasiswa yang dipilih secara purposif melalui observasi dan kuesioner terbuka, kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola pembelajaran utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran aktif seperti Team-Based Project Learning (TBPL) dan Design Thinking mampu meningkatkan empati, kreativitas, dan kerja sama mahasiswa, yang pada akhirnya memperkuat kompetensi kewirausahaan sosial mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan berbasis keterampilan manusia sejalan dengan prinsip Outcome-Based Education (OBE), memperkuat peran perguruan tinggi dalam inovasi sosial, dan berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta memberi dampak terhadap kebijakan dan pengembangan kurikulum. Kata Kunci: keterampilan manusia; kewirausahaan sosial; OBE; pembelajaran aktif; pembelajaran proyek berbasis tim; SDGs