Berdasarkan fungsi dan tujuan dari Pendidikan Nasional dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3 bahwa sekolah sebagai lembaga pendidikan yang melaksanakan pendidikan secara formal memiliki peran penting dalam mewujudkan pelaksanaan pendidikan nasional yang sesuai ketentuan umum untuk menyelenggarakan pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan UUD Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman. Pembelajaran sebagai bentuk implementasi dari sebuah kurikulum harus dirancang dengan mempertimbangkan unsur kebaruan dan disesuaikan dengan perkembangan ataupun kondisi yang sedang berkembang di tengah masyarakat. Pembaharuan dalam pembelajaran ini dapat disebut sebagai sebuah inovasi. Maka dibutuhkan strategi dalam melakukan inovasi pembelajaran oleh kepemimpinan di SMA IT Nurul ‘Ilmi Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, pendekatan studi kasus. Dengan Prosedur penentuan sampel adalah Combination purposeful sampling. Data melalui triangulasi teknik wawancara, observasi dan pengumpulan dokumen selanjutnya dianalisis melalui reduksi data, interpretasi dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan hasil bahwa beberapa bentuk inovasi pembelajaran oleh wakil kepala sekolah bidang kurikulum di SMA IT Nurul ‘Ilmi Jambi adalah: menerapkan pembelajaran berbasis teknologi, mengombinasikan antara kurikulum nasional dan kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT), metode pembelajaran yang digunakan menarik dan kekinian, melakukan outing class, program penguatan bahasa serta dengan menerapkan Blended Learning.