This Author published in this journals
All Journal Jurnal Repositor
R. Imam Babus Salam
Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Metode CPM dan PERT Pada Proyek Perangkat Lunak Sistem Administrasi Manajemen Pengujian Akhir Semester Kasus ID Core Indonesia R. Imam Babus Salam; Ilyas Nuryasin; Wildan Suharso
Jurnal Repositor Vol. 5 No. 4 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v5i4.32089

Abstract

Perencanaan kegiatan dalam suatu proyek merupakan bagian yang sangat penting karena perencanaan tersebut merupakan hal yang mendasar agar proyek bisa berjalan dengan lancer dan proyek tersebut dapat dikerjakan sesuai waktu yang telah ditentukan. Keberhasilan maupun kegagalan perencanaan suatu proyek dapat terjadi karena kurang terencana dan pengendalian yang kurang efektif. Akibatnya proyek tersebut tidak efisien. Selain itu dapat mengakibatkan keterlambatan, menurunnya kialitas pekerjaan dan membengkaknya biaya pelaksanaan. Pada langkah perencanaan jadwal proyek, Project manager akan menetapkan urutan kegiatan pekerjaan yang dikerjakan selama proyek berlangsung, urutan pekerjaan dan durasi pengerjaan kegiatan pada proyek tersebut disesuaikan dengan jenis proyek perangkat lunak yang dikerjakan, sehingga urutan kegiatan pekerjaan dan durasi pengerjaan dapat disesuaikan dengan kebutuhan klien. Dalam sebuah perusahaan sangat diperlukan adanya manajemen yang baik sehingga dapat menciptakan pekerjaan yang terstruktur. PERT (Program Evaluation and Review Technique) dan CPM (Critical Path Method) adalah mekanisme yang digunakan untuk mengatur dan mengurutkan kegiatan diperusahaan yang kompleks dan saling bergantung satu sama lain. Metode ini memiliki kelebihan untuk menganalisis proyek dari segi memperkirakan waktu penyelesaian proyek dengan mencari jalur kritis, mengidentifikasi awal dan akhir waktu setiap kegiatan untuk mencari jadwal proyek, dan menghitung jumlah waktu slack untuk setiap kegiatan sehingga mampu meminimalisasi keterlambatan proyek.ID Core Indonesia adalah perusahaan yang didirikan pada tanggal 20 Oktober 2018. Startup digital baru di kota Malang yang berfokus pada layanan pengembangan perangkat lunak(project base). ID Core Indonesia berfokus pada pengembangan system informasi berbasis teknologi website dan mobile apps. Berdasarkan implementasi metode CPM dan PERT pada proyek perangkat lunak sistem administrasi manajemen pengujian akhir semester kasus ID Core Indonesia menunjukkan hasil penyelesaian proyek dalam jangka waktu 40 hari dengan probabilitas sebesar 82%.