This Author published in this journals
All Journal Jurnal Repositor
Handy Reza Alffanda
a:1:{s:5:"en_US";s:31:"Universitas Muhammadiyah Malang";}

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kesiapan dan Penerimaan Sistem Informasi Manajemen dan Administrasi Desa Junrejo (SIMAJU) Menggunakan Metode TRAM Handy Reza Alffanda; Evi Dwi Wahyuni; Ilyas Nuryasin
Jurnal Repositor Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v8i1.40081

Abstract

SIMAJU (Sistem Manajemen Administrasi Desa Junrejo) merupakan sistem informasi yang digunakan oleh Desa Junrejo untuk mendukung pengelolaan administrasi secara digital. SIMAJU sendiri merupakan teknologi baru yang dihadirkan untuk menggantikan proses administrasi manual yang selama ini sering menyebabkan keterlambatan pengelolaan dokumen dan meningkatkan risiko kesalahan manusia. Namun, dalam penerapannya, ditemukan beberapa permasalahan seperti resistensi perangkat desa terhadap penggunaan teknologi baru, keraguan terhadap keandalan sistem, serta keterbatasan pemahaman terhadap fitur yang disediakan SIMAJU. Berdasarkan permasalahan-permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan analisis untuk mengetahui bagaimana kesiapan dan penerimaan pengguna terhadap SIMAJU. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan dan penerimaan pengguna terhadap SIMAJU menggunakan metode TRAM (Technology Readiness Acceptance Model), yang menggabungkan Technology Readiness Index (TRI) dan Technology Acceptance Model (TAM). Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 9 hipotesis yang diuji, 7 hipotesis diterima dan 2 ditolak. hipotesis yang diterima yakni OPT : PEU, INN : PEU, INN : PU, INS : PEU, INS : PU, DIS : PU, dan PEU : PU. Rekomendasi pada penelitian ini disusun berdasarkan hasil analisis untuk mendukung keberhasilan implementasi SIMAJU dalam meningkatkan kualitas administrasi desa meliputi pelatihan intensif, pengembangan fitur yang lebih inovatif, dan penyediaan dukungan teknis yang responsif.