This Author published in this journals
All Journal Density Journal
Supiyan
Universitas Palangkaraya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PEMANFAATAN BATU BEKAS LIMBAH TAMBANG EMAS DARI DESA SEPANG SEBAGAI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN HRS-BASE Sandiyoga Kurniawan; Ina Elvina; Supiyan
Density (Development Engineering of University) Journal Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/deuj.v5i1.405

Abstract

Perkerasan jalan merupakan suatu struktur perkerasan yang berada diatas tanah,berfungsi untuk menampung beban lalu lintas yang melintasi diatasnya.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis sifat-sifat fisik dari batu bekas tambang emas sebagai agregat kasar Hot Rolled Sheet-Base (HRS-BASE).Menganalisis nilai karakteristik Marshall yang dihasilkan dengan menggunakan batu bekas tambang emas sebagai agregat kasar pengganti sebagian batu Eks.Palu pada campuran Hot Rolled Sheet-Base (HRS-BASE).Menganalisis nilai Kadar Maksimum batu bekas tambang emas sebagai agregat kasar pengganti sebagian batu Eks.Palu pada campuran Hot Rolled Sheet-Base (HRS-BASE).Penelitian ini menggunakan metode uji laboratorium,yaitu untuk menganalisis penggunaan batu bekas tambang emas sebagai agregat kasar pengganti sebagian dalam lapisan Hot Rolled Sheet-Base (HRS-BASE).Dalam penelitian ini diadakan pengamatan dan pemeriksaan terhadap proporsi campuran yang memenuhi spesifikasi.Selanjutnya dibuat benda uji (briket) untuk dilakukan uji Marshall sehingga diketahui karakteristik campuran tersebut.Dilihat dari nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) didapat nilai parameter Marshall pada masing-masing komposisi,sebagai berikut:pada komposisi I dengan Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 7,32% didapat nilai stabilitas 936,547 kg,VMA 20,320%,rongga dalam campuran (VIM) 4,615%,rongga terisi aspal (VFB) 77,310% dan hasil bagi Marshall 291,716 kg/mm.Kadar bahan pengganti sebagian maksimum yang di dapat dari hasil pengujian adalah pada penambahan batu tambang 45%.