Decky Gunawan
Bagian Fisiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Maranatha Bandung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Antara Perilaku Makan dan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Kedokteran Tingkat Akhir Universitas Kristen Maranatha Hans Anthony Antan Djaya; Grace Puspasari; Decky Gunawan
Sound of Health Journal Vol 1 No 2 (2025)
Publisher : Maranatha Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa kedokteran terutama mahasiswa tingkat akhir sangat rentan mengalami stres akibat tuntutan akademik yang tinggi, kurangnya waktu istirahat, tingginya ekspektasi orang tua dan kewajiban menyelesaikan skripsi. Stres selain berdampak pada kesehatan mental jangka pendek, juga memengaruhi perkembangan mekanisme koping individu. Mekanisme koping seperti perilaku makan emosional dapat menyebabkan perubahan perilaku makan. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan potong lintang ini melibatkan 67 mahasiswa kedokteran tingkat akhir Universitas Kristen Maranatha tahun ajaran 2023/2024. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Adult Eating Behaviour Questionnaire (AEBQ) termodifikasi dan Depression Anxiety Stress Scales-42 (DASS-42) dan dianalisis secara statistik menggunakan uji Chi-Square, sehingga didapatkan bahwa lebih dari separuh subjek (52,2%) mengalami stres. Analisis perilaku makan emosional menunjukkan bahwa sebagian besar subjek (74,6%) menunjukkan kecenderungan perilaku mendekati makanan (food approach) dan hanya 25,4% yang mempunyai perilaku menjauhi makan (food avoidance). Uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara perilaku makan emosional dan stres (p= 0,007; OR= 5,303). Kesimpulannya, perilaku makan emosional berhubungan secara signifikan dengan stres pada mahasiswa kedokteran tingkat akhir. Kata Kunci: Perilaku Makan Emosional; Stres; Mahasiswa Kedokteran Tingkat Akhir
PENGARUH KURANG TIDUR DAN STRES TERHADAP PENINGKATAN TEKANAN DARAH SAAT PERIODE UJIAN PADA MAHASISWA LAKI-LAKI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA Lelo Tulus Hawino; Hartini Tiono; Decky Gunawan
Sound of Health Journal Vol 1 No 3 (2025)
Publisher : Maranatha Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi multifaktorial yang menjadi salah satu penyebab utama penyakit kardiovaskular. Faktor seperti kurang tidur dan stres berperan dalam peningkatan tekanan darah melalui stimulasi sistem saraf simpatik dan pelepasan hormon kortisol. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan repeated-measures. Data diperoleh melalui kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan Depression Anxiety Stress Scales (DASS-42), serta pengukuran tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kurang tidur dan stres selama periode ujian terhadap peningkatan tekanan darah pada mahasiswa laki-laki Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha angkatan 2022. Total sampel penelitian berjumlah 43 responden yang seluruhnya merupakan mahasiswa laki-laki angkatan 2022. Pengukuran tekanan darah dilakukan pada periode ujian dan dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan bermakna antara status tidur dan tekanan darah (p = 0,21), serta antara status stres dan tekanan darah (p = 0,34). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kurang tidur dan stres selama periode ujian tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan tekanan darah pada mahasiswa laki-laki Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha Angkatan 2022. Kata kunci: Kurang Tidur; Periode Ujian; Stres; Tekanan Darah
PENGARUH KRONOTIPE TERHADAP SUSTAINED ATTENTION MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA Karen Regina Wijayanto; Decky Gunawan; Cindra Paskaria
Sound of Health Journal Vol 1 No 3 (2025)
Publisher : Maranatha Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kronotipe merupakan preferensi waktu tidur-bangun yang berhubungan dengan ritme sirkadian. Perbedaan kronotipe merupakan salah satu faktor yang memengaruhi sustained attention. Sustained attention menggambarkan kapasitas individu merespons stimulus secara efisien, tepat, dan terus menerus dalam suatu rentang waktu. Desinkronisasi kronotipe individu dengan waktu individu beraktivitas diperkirakan memengaruhi sustained attention sehingga dapat menurunkan performa dan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sustained attention antara mahasiswa dari dua kelompok kronotipe yaitu morning-type dan evening-type. Desain penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Dua puluh delapan subjek yang telah mengisi informed consent kemudian mengisi kuisioner the Munich-Chronotype (MCTQ) dan mengerjakan Sustained Attention to Response Test (SART) menggunakan perangkat lunak Inquisit 6 pada pagi dan malam hari. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney (α = 0,05). Nilai p untuk perbedaan sustained attention (error) pagi dan malam hari antara kelompok morning-type dan evening-type, masing-masing diperoleh p = 0,0295 dan p = 0,0295 (p < 0,05), artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara sustained attention pagi dan malam hari antara kelompok morning-type dan evening-type. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan sustained attention (error) pagi dan malam hari yang signifikan baik kelompok morning-type maupun kelompok evening-type. Kata kunci: Kronotipe; Evening-Type; Morning-Type; Sustained Attention