This Author published in this journals
All Journal IKRA-ITH EKONOMIKA
Hervina Hervina
institut agama islam negeri bone

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Praktik Transaksi Digital Menggunakan E-Wallet Dalam Perspektif Ekonomi Syariah (Studi Kasus pada Muslim Milenial Kabupaten Bone) Hervina Hervina; Muhammad Fakhri Amir; Muhammad Ardi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi finansial mendorong pergeseran pola transaksi berbasis digital pada Muslim milenial di Kabupaten Bone, namun penggunaan dompet digital memunculkan tantangan terkait perilaku konsumtif dan pemenuhan etika muamalah Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam faktor pendorong adopsi, dampak terhadap perilaku keuangan, serta evaluasi perspektif ekonomi syariah atas penggunaan e-wallet (aplikasi DANA) pada Muslim milenial di Kabupaten Bone. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-wallet DANA didorong oleh faktor kemudahan, efisiensi operasional, insentif cashback, keamanan sistem, pengaruh sosial, dan perluasan ekosistem QRIS. Adopsi ini terbukti meningkatkan efisiensi waktu, transparansi pencatatan kas pribadi, serta kepraktisan penyaluran ZISWAF, namun di sisi lain memicu penurunan pain of paying yang mendorong belanja impulsif (impulsive buying). Ditinjau dari perspektif ekonomi syariah, praktik transaksi DANA secara yuridis formal telah memenuhi Shariah Compliance dan Fatwa DSN-MUI No. 116/DSN-MUI/IX/2017 melalui akad Wakalah bil Ujrah dan Wadiah Yad ad-Dhamanahi/Qardh, meski secara etika konsumsi masih diwarnai kerentanan israf dan tabdzir. Kesimpulannya, inovasi e-wallet berhasil menawarkan kepraktisan bertransaksi yang sah secara hukum muamalah, di mana kecenderungan konsumtif pengguna dapat dimitigasi melalui peningkatan literasi keuangan syariah dan kontrol diri berbasis nilai keagamaan.