Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Inpres Mallengkeri II Kota Makassar melalui penerapan kegiatan diskusi kelompok dengan teknik Probing Prompting. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara siswa yang ditandai dengan kurangnya rasa percaya diri, terbatasnya kesempatan untuk menyampaikan pendapat, serta dominannya penggunaan metode ceramah dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan model Kurt Lewin dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek sebanyak 22 siswa kelas IV. Data penelitian dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas siswa dan tes keterampilan berbicara, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kegiatan diskusi kelompok dengan teknik Probing Prompting dapat meningkatkan aktivitas dan keterampilan berbicara siswa. Persentase aktivitas siswa pada Siklus I meningkat dari 42,9% pada pertemuan pertama menjadi 57,1% pada pertemuan kedua. Pada Siklus II, persentase aktivitas siswa kembali meningkat dari 64,3% pada pertemuan pertama menjadi 85,7% pada pertemuan kedua. Nilai rata-rata keterampilan berbicara siswa juga meningkat dari 71,32 pada Siklus I menjadi 87,68 pada Siklus II. Pada Siklus II, seluruh siswa atau 100% telah mencapai kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan kegiatan diskusi kelompok dengan teknik Probing Prompting efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV SD Inpres Mallengkeri II Kota Makassar.