Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan permainan Berani Berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas III SD IT Fadhilah Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas seorang guru kelas III dan empat orang siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Berani Berbicara telah dilaksanakan sesuai dengan tahapan pembelajaran, yaitu penyampaian tujuan, penjelasan aturan permainan, pemberian contoh berbicara, pelaksanaan permainan secara bergiliran, serta pemberian bimbingan dan umpan balik oleh guru. Penerapan permainan memperoleh respon yang sangat positif dari siswa yang ditandai dengan meningkatnya antusiasme, partisipasi aktif, keberanian, dan rasa percaya diri selama pembelajaran. Selain itu, permainan Berani Berbicara memberikan kontribusi terhadap perkembangan keterampilan berbicara siswa pada aspek lafal, intonasi, kelancaran berbicara, kemampuan menyampaikan ide secara runtut, penggunaan ekspresi, serta ketepatan isi pembicaraan. Dengan demikian, permainan Berani Berbicara dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar.