Nisa Noer Saadah
Pendidikan Agama Islam

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengelolaan Pembiasaan Shalat Dhuha Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Siswa Di MI Al-Misbah Kab.Bandung Nisa Noer Saadah; Aep Saepudin; Nurul Afrianti
Bandung Conference Series: Islamic Education 599-605
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v6i2.24918

Abstract

Abstract. Discipline is a fundamental character trait that needs to be instilled from the primary education level, and the practice of establishing religious habits—such as the Dhuha prayer—is a common strategy employed by religious-based schools to cultivate this trait. This study analyzes the management of the Dhuha prayer habituation program—covering planning, implementation, and evaluation, as well as supporting and inhibiting factors—in shaping student discipline at Madrasah Ibtidaiyah Al-Misbah, Bandung Regency. The study employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through participant observation; interviews with the madrasah principal, the teacher in charge of the activity, classroom teachers, students, and parents; and document analysis; the data were subsequently analyzed using the Miles and Huberman interactive model. Data validity was verified through source and method triangulation. The results indicate that the management of the Dhuha prayer habituation follows the Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC) framework and contributes to four aspects of student discipline: time management, study discipline, adherence to rules, and discipline in religious observance. Key supporting factors include teacher role-modeling and principal support, while inhibiting factors include limited wudu (ablution) facilities and inconsistent levels of student awareness. The study concludes that the Dhuha prayer habituation program is an effective effort to shape student discipline, evidenced by improved punctuality, adherence to school regulations, responsibility regarding tasks, and the development of a disciplined attitude in daily life. Keywords: Dhuha prayer habituation, disciplined character, character education management. Abstrak. Disiplin merupakan salah satu karakter dasar yang perlu ditanamkan sejak jenjang pendidikan dasar, dan pembiasaan ibadah menjadi salah satu strategi yang lazim diterapkan di sekolah berbasis keagamaan untuk menumbuhkan karakter tersebut. Penelitian ini menganalisis pengelolaan pembiasaan salat Dhuha yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi beserta faktor pendukung dan penghambatnya dalam membentuk karakter disiplin siswa di Madrasah Ibtidaiyah Al-Misbah, Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan kepala madrasah, guru penanggung jawab kegiatan, guru kelas, peserta didik, dan orang tua, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembiasaan salat Dhuha dilaksanakan melalui kerangka Planning, Organizing, Actuating, Controlling (POAC) dan berkontribusi terhadap empat aspek disiplin siswa, yaitu disiplin waktu, disiplin belajar, disiplin menaati aturan, dan disiplin beribadah. Faktor pendukung utama meliputi keteladanan guru dan dukungan kepala sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana wudhu dan kesadaran siswa yang belum merata. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembiasaan shalat dhuha merupakan salah satu upaya yang dilakukandalam membentuk karakter disiplin siswa, yang ditunjukkan melalui meningkatnya kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib, tanggung jawab terhadap tugas, serta terbentuknya sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari Kata Kunci: pembiasaan salat Dhuha, karakter disiplin, manajemen pendidikan karakter.