Abstract. Proficiency in reading and writing the Quran is a fundamental competency required of students in Islamic Religious Education. However, some students still struggle to read according to tajwid (recitation rules) and to correctly write Arabic script and Quranic verses. To address this, SDN 256 Cigondewah Hilir implemented the Quran Writing Movement Program (GELISAN). This study aims to describe the management of the GELISAN program—covering planning, implementation, and evaluation, as well as supporting and inhibiting factors—in enhancing the Quranic literacy skills of fifth and sixth-grade students. The study employed a qualitative approach using a descriptive design and a case study method. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the school principal, Islamic Religious Education teachers, and students; validity was verified through source and technique triangulation, and data were analyzed using the Miles and Huberman model. The results indicate that planning involved setting objectives and structured, progressive material; implementation proceeded routinely under teacher guidance; evaluation was conducted in stages through observation and periodic forums; and supporting factors included institutional commitment and parental support, while inhibiting factors included disparities in students' foundational abilities. The novelty of this research lies in its comprehensive analysis of program management, which integrates Quranic reading and writing skills. Abstrak. Kemampuan membaca dan menulis Al-Qur'an merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki siswa dalam Pendidikan Agama Islam. Namun, masih ada siswa yang kesulitan membaca sesuai kaidah tajwid dan menulis huruf hijaiyah serta ayat Al-Qur'an dengan benar. Untuk mengatasi hal ini, SDN 256 Cigondewah Hilir menerapkan Program Gerakan Menulis Al-Qur'an (GELISAN). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengelolaan Program GELISAN, meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat, dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur'an siswa kelas V dan VI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan deskriptif dan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa, dengan validitas diverifikasi melalui triangulasi sumber dan teknik, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan dilakukan melalui penetapan tujuan dan materi bertahap; pelaksanaan berlangsung rutin di bawah bimbingan guru; evaluasi dilakukan berjenjang melalui pengamatan dan forum berkala; serta faktor pendukung meliputi komitmen kelembagaan dan dukungan orang tua, sedangkan penghambat meliputi perbedaan kemampuan dasar siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis pengelolaan program secara menyeluruh yang menggabungkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur'an sekaligus secara terintegrasi.