Sapta Aprilianto
Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Airlangga, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Hukum Pemuda dan Masyarakat melalui Edukasi Pencegahan Judi Online di Desa Matesih, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah Maradona Maradona; Sapta Aprilianto; Brahma Astagiri; Putri Riska Answendy; Erni Agustin
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3207

Abstract

Perkembangan teknologi digital meningkatkan paparan pemuda terhadap judi online dan risiko sosial, ekonomi, serta hukum. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman hukum peserta mengenai karakteristik, dampak, konsekuensi hukum, pencegahan, dan pelaporan judi online di Desa Matesih, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Juli 2025 selama lima jam dan diikuti oleh 60 peserta yang terdiri atas pemuda Karang Taruna, guru sekolah dasar, perangkat desa, dan tokoh masyarakat. Pelaksanaan mencakup tes awal, edukasi hukum interaktif, diskusi, tanya jawab, konsultasi hukum secara kolektif, pengenalan kanal pelaporan pemerintah, dan tes akhir. Instrumen terdiri atas 10 pertanyaan berskor 0–10. Rata-rata skor meningkat dari 5,07 menjadi 8,27 atau bertambah 3,20 poin; sebanyak 57 peserta mengalami peningkatan, dua memperoleh skor tetap, dan satu mengalami penurunan. Selama diskusi, peserta aktif membahas perbedaan permainan daring dan judi online, bentuk promosi digital, serta langkah pencegahan dan pelaporan. Karena tes akhir dilakukan segera setelah kegiatan tanpa kelompok pembanding, hasil hanya menunjukkan peningkatan pemahaman jangka pendek dan belum membuktikan perubahan perilaku atau retensi pengetahuan. Edukasi hukum interaktif dapat menjadi langkah preventif awal apabila disertai penguatan materi dan evaluasi berkala.