Reza Septianugraha
Universitas Sali Al-Aitaam Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Inokulasi Rhizobium dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Pembentukan Bintil Akar pada Tanaman Kacang Hijau (Vigna Radiata L) Safarinda Nurdianawati; Reza Septianugraha
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 2 June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i2.536

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan salah satu tanaman legum yang memiliki nilai penting dalam sistem pertanian dan pangan karena mengandung protein, karbohidrat, vitamin, mineral, serta memiliki umur panen relatif pendek. Salah satu karakteristik biologis tanaman legum adalah kemampuannya membentuk hubungan simbiotik dengan bakteri penambat nitrogen, termasuk kelompok Rhizobium dan bakteri bintil akar terkait. Simbiosis tersebut menghasilkan pembentukan bintil akar yang menjadi tempat berlangsungnya fiksasi nitrogen atmosfer. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas inokulasi Rhizobium terhadap pertumbuhan dan pembentukan bintil akar tanaman kacang hijau berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan selama periode 2019–2025. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan deskriptif-komparatif. Literatur diperoleh dari artikel jurnal ilmiah dan buku akademik yang membahas inokulasi Rhizobium, nodulasi, fiksasi nitrogen biologis, pertumbuhan, dan produktivitas kacang hijau. Hasil kajian menunjukkan bahwa inokulasi Rhizobium secara umum memberikan kecenderungan positif terhadap pembentukan bintil akar, pertumbuhan akar dan tajuk, akumulasi biomassa, serta komponen hasil tanaman kacang hijau. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa inokulasi dapat meningkatkan jumlah bintil efektif, sedangkan keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh kompatibilitas antara tanaman dan strain bakteri, keberadaan populasi rhizobia indigenous, ketersediaan fosfor dan molibdenum, dosis nitrogen, pH tanah, serta kondisi lingkungan. Dengan demikian, inokulasi Rhizobium berpotensi menjadi salah satu strategi biofertilisasi untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan nitrogen dan mendukung budidaya kacang hijau yang lebih berkelanjutan. Penggunaan inokulan yang adaptif terhadap kondisi tanah dan kompatibel dengan varietas tanaman menjadi faktor penting dalam memperoleh respons nodulasi dan pertumbuhan yang optimal.