Abstract. This research was motivated by the inability of early childhood to think logically, such as classifying shapes based on colour, size and shape, grouping similar shapes, and sorting objects from smallest to largest. The purpose of this research was to determine the logical thinking ability of early childhood using tangram media. This research uses the classroom action research method. The data collection techniques used are documentation, interviews, observation and tests. The data analysis techniques used are qualitative and quantitative data. To enhance the logical thinking ability of young children, tangram media was used. Before using tangram media, a pre-cycle was conducted, with an average pre-cycle score of 49. This was followed by cycle I with an average score of 66.30, cycle II with 79.70, and cycle III with 87.20. The results of the paired sample t-test also showed that the pre-cycle and cycle I were significant (sig. 0.019 < 0.05, Cycle I and Cycle II sig. 0.000 < 0.05, Cycle II and Cycle III sig. 0.011 < 0.05. Based on this, it can be concluded that Ha is accepted and Ho is rejected. Therefore, it can be concluded that the use of tangram media is effective in improving the logical thinking skills of young children at Raudhatul Athfal Manbaul Huda. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan berpikir logis anak usia dini seperti mengklasifikasikan bentuk berdasarkan warna, ukuran dan bentuk, mengelompokkan bentuk yang sama atau sejenis dan mengurutkan benda dari paling terkecil ke paling besar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan berpikir logis anak usia dini dengan menggunakan media tangram. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi, wawancara, observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Dalam meningkatkan kemampuan berpikir logis anak usia dini yaitu menggunakan media tangram. sebelum menggunakan media tangram, dilakukan pra siklus, hasil nilai rata rata pra siklus sebesar 49, setelah itu dilakukan siklus I dengan nilai rata-rata 66.30, siklus II 79,70 dan siklus III 87,20 dan dapat dilihat juga dari hasil uji t paired sampel t test, pra siklus dan siklus I sig. 0,019 < 0,05, siklus I dan siklus II sig. 0,000 < 0,05 , siklus II dan siklus III sig. 0,011 < 0,05. Berdasarkan hal tersebut dapat diketahui bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media tangram efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis anak usia dini di Raudhatul Athfal Manbaul Huda.