Tati Rohaeti
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Srategi Orang Tua dalam Penerapan Kegiatan Toilet Training dalam Pembentukan Sikap Kemandirian Anak Usia 2-3 Tahun Tati Rohaeti; H Sobar; Arif Hakim
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education 105-112
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v5i2.20943

Abstract

Abstract. Toilet training is one of the essential aspects in fostering independence among young children, particularly during the toddler stage (ages 2–3), when children begin to recognize their biological needs and express a desire for autonomy. However, many children struggle to successfully undergo this process due to several factors, such as the lack of appropriate strategies by parents, limited time availability, and the child’s physical andemotional readiness.This study aims to examine the strategies used in implementing toilet training and its influence on the development of independence in children aged 2–3 years in Kelurahan Kota Kulon, Sumedang Selatan District. The research employed a qualitative method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving six parent informants. The findings revealed that toilet training strategies were carried out gradually, adjusted to the child’s readiness, and supported by positive reinforcement such as praise and small rewards. The process requires consistency, patience, and active parental involvement. Toilet training was found to significantly contribute to the development of children’s independence, responsibility, and self-confidence. The challenges encountered include children’s fear of the toilet, initial resistance, and parents’ limited time. This study highlights the importance of employing effective strategies in guiding children through toilet training as a foundational step toward fostering independence from an early age. Abstrak. Toilet Training merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan sikap kemandirian anak usia dini, khususnya pada masa toddler (2–3 tahun), di mana anak mulai menunjukkan kemampuan mengenali kebutuhan biologis serta keinginan untuk mandiri. Namun, masih banyak anak yang belum berhasil menjalani proses ini karena berbagai faktor seperti kurangnya strategi yang tepat dari orang tua, keterbatasan waktu, dan kesiapan anak secara fisik maupun emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi penerapan Toilet Training dan pengaruhnya terhadap pembentukan sikap kemandirian anak usia 2–3 tahun di Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap enam informan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Toilet Training dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan kesiapan anak, serta didukung penguatan positif seperti pujian dan hadiah kecil. Proses ini membutuhkan konsistensi, kesabaran, dan keterlibatan aktif orang tua. Toilet Training terbukti membantu anak menjadi lebih mandiri, bertanggung jawab, dan percaya diri. Hambatan yang dihadapi meliputi rasa takut anak terhadap toilet, penolakan awal, dan kurangnya waktu orang tua. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi yang tepat dalam mendampingi anak menjalani Toilet Training sebagai bagian dari pembentukan kemandirian sejak usia dini.