Dariah Meilana
Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Metode Montessori dalam Mengembangkan Bahasa Ekspresif Anak Usia Dini di Vidya Montessori Studio Kota Cimahi Dariah Meilana; Masnipal; Enoh
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education 281-290
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v6i2.26172

Abstract

Abstract. This study is motivated by the importance of expressive language development as a foundation for early childhood communication skills and the ability to articulate ideas, feelings, and needs. Vidya Montessori Studio employs a child-centered Montessori method; thus, it is essential to examine its application in fostering expressive language development.This study aims to describe the planning, implementation, and outcomes, as well as the supporting and inhibiting factors, associated with the use of the Montessori method for expressive language development among young children at Vidya Montessori Studio. A qualitative approach with a descriptive method was employed. The research subjects were teachers at Vidya Montessori Studio. Data were collected through interviews and subsequently analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was verified through triangulation of sources, techniques, and time. The results indicate that lesson planning begins with observing child development to serve as the basis for creating Individual Lesson Plans (ILPs). Implementation adheres to Montessori principles, featuring teachers as facilitators, the use of Montessori materials, two-way communication, and "freedom within limits." The findings demonstrate an improvement in the children's expressive language abilities. Supporting factors include teacher competence, a conducive learning environment, the availability of Montessori materials, and parental cooperation; conversely, inhibiting factors include variations in children's characteristics, mood, and the process of adapting to Montessori-style learning. The application of the Montessori method effectively supports optimal expressive language development through child-centered learning. Abstrak. Penelitian ini di latar belakangi oleh pentingnya pengembangan bahasa ekspresif sebagai dasar kemampuan anak usia dini dalam berkomunikasi, mengungkapkan ide, perasaan, dan kebutuhan. Vidya Montessori Studio menerapkan metode Montessori yang berpusat pada anak sehingga perlu dikaji penerapannya dalam mengembangkan bahasa ekspresif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, hasil, serta faktor pendukung dan penghambat penerapan metode Montessori dalam mengembangkan bahasa ekspresif anak usia dini di Vidya Montessori Studio. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru di Vidya Montessori Studio. Data dikumpulkan melalui wawancara, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran diawali dengan observasi perkembangan anak sebagai dasar penyusunan Individual Lesson Plan (ILP). Pelaksanaan pembelajaran menerapkan prinsip Montessori dengan guru sebagai fasilitator, penggunaan material Montessori, komunikasi dua arah, dan freedom within limits. Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan bahasa ekspresif anak. Faktor pendukung meliputi kompetensi guru, lingkungan belajar yang kondusif, ketersediaan material Montessori, dan kerja sama orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan karakteristik anak, suasana hati, serta proses adaptasi terhadap pembelajaran Montessori. Penerapan metode Montessori mampu mendukung perkembangan bahasa ekspresif anak secara optimal melalui pembelajaran yang berpusat pada anak.