I Wayan Kertih
Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana, Universitas Pendidikan Ganesha, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembentukan Karakter Santri di Era Globalisasi: Analisis Peran Pendidikan Tradisional di Pondok Pesantren Al-Falah Menggunakan Pendekatan Kualitatif Ruli Anto; Lianda Dewi Sartika; Sri Datuti; I Wayan Kertih; I Wayan Mudana
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 3 (2025): JUPIN Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1445

Abstract

Pondok Pesantren Al-Falah di Buminabung Baru, Lampung, merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang memainkan peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda di tengah arus globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan pendekatan pendidikan karakter yang diterapkan di pesantren tersebut melalui integrasi nilai-nilai keislaman, kearifan lokal, serta inovasi pendidikan modern. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap kurikulum serta kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Al-Falah menerapkan pendidikan karakter secara holistik melalui penguatan aspek spiritual, moral, intelektual, dan sosial. Indikator keberhasilan meliputi peningkatan literasi digital santri, pembelajaran bahasa asing secara intensif, serta pembekalan keterampilan kepemimpinan dan kewirausahaan. Lingkungan belajar yang disiplin, berbasis komunitas, dan bernuansa religius menjadi fondasi kuat dalam membentuk kepribadian santri yang berintegritas, adaptif, dan mandiri. Pesantren ini juga berhasil menciptakan keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu umum, serta memperkuat internalisasi nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam merumuskan model pendidikan karakter berbasis pesantren yang relevan secara lokal dan aplikatif secara global, serta dapat dijadikan referensi bagi lembaga pendidikan lainnya di era transformasi sosial.