Salah satu tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa adalah rendahnya minat berwirausaha. Untuk mengatasi permasalahan ini, solusi yang ditawarkan yaitu pemanfaatan teknologi dan informasi yang baik dapat memberikan kemudahan bagi seseorang untuk berwirausaha. Penelitian ini berfokus pada rendahnya minat berwirausaha serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Tujuan riset ini yaitu untuk menentukan seberapa besar literasi keuangan, kreativitas, dan dampaknya terhadap keinginan untuk berbisnis. Peneliti menerapkan metode kuantitatif dengan jenis survei. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan 43 pernyataan: 12 untuk literasi keuangan, 14 untuk kreativitas, dan 17 untuk minat berwirausaha, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Populasi yang digunakan mencakup seluruh mahasiswa perguruan tinggi negeri di NTT. Sampel diambil menggunakan metode insidental sampling, mencakup 80 mahasiswa. Untuk menganalisis data digunakan regresi linear berganda. Selain itu, uji parsial, uji simultan, serta analisis koefisien determinasi juga dilakukan, dan seluruh data dianalisis dengan SPSS Versi 27. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi keuangan memberikan pengaruh positif (0,371) dan signifikan (0,003) terhadap minat berwirausaha. Di sisi lain, kreativitas juga menunjukkan pengaruh positif (0,486) dan signifikan (0,000) terhadap minat berwirausaha. Secara bersamaan, kombinasi variabel literasi keuangan dan kreativitas berpengaruh simultan (49,567) dan signifikan (0,000) terhadap minat berwirausaha di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa baik literasi keuangan maupun kreativitas memiliki kontribusi terhadap peningkatan minat berwirausaha.