Fernando Saragih
Pendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Nusa Cendana, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Brand Image dan Brand Ambassador terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare MS Glow pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Nusa Cendana: Pendekatan Kuantitatif Anggini Manafe; Markus U.K Yewang; Fernando Saragih
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2278

Abstract

Penurunan penjualan produk MS Glow secara nasional dan regional menjadi latar belakang penelitian ini. Menyelidiki sejauh mana reputasi MS Glow dan duta mereknya mempengaruhi pembelian produk oleh mahasiswa jurusan ekonomi di Universitas Nusa Cendana menjadi tujuan utama penelitian ini. Metodologi kuantitatif berbasis survei digunakan dalam penelitian ini. Dengan menggunakan rumus Slovin dan metode proportionate stratified random sampling, 215 mahasiswa dipilih untuk berpartisipasi dalam studi ini dari total 467 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image berpengaruh secara positif (thitung 0,958< ttabel 1,971) dan tidak signifikan (0,339>0,05). Selain itu, brand ambassador juga berpengaruh secara positif (thitung 5,997>ttabel 1,971) dan signifikan (0,000<0,05). Dampak gabungan kedua faktor ini terhadap kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian secara statistik signifikan (Fcount = 18,483, > Ftable = 3,10). Dengan nilai R² sebesar 0.526, citra merek dan duta merek menjelaskan 52,6% variasi dalam pilihan pembelian, sementara variabel lain menjelaskan variasi sisanya. Penelitian ini memperkuat teori bahwa faktor komunikasi pemasaran seperti brand ambassador dapat menjadi determinan utama dalam keputusan pembelian, khususnya pada segmen mahasiswa. Namun, citra merek saja belum tentu cukup kuat memengaruhi keputusan jika tidak didukung strategi promosi yang efektif.
Perilaku Konsumtif Mahasiswa dari Keluarga Menengah di Kota Kupang: Implikasi Interaksi Teman Sebaya dan Literasi Keuangan Enjelika Vera Naben; Nilam Suryani Sastra Ngailo; Itamar Vebrianti Hauteas; Hengki Irvanto Lao Nada; Ryan Reivener Padaleti; Fernando Saragih
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2349

Abstract

Pada masa sekarang perilaku konsumtif merupakan salah satu masalah yang krusial yang dihadapi berbagai mahasiswa. Perilaku ini tercermin dalam gaya hidup modern yang cenderung mengikuti tren terbaru tanpa mempertimbangkan kebutuhan nyata dan rasional sehingga memperparah perilaku konsumtif yang berlebihan. Selain itu perilaku konsumtif dipengaruhi oleh teman sebaya dan literasi keuangan, yang mana dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei, dengan 80 responden mahasiswa berusia 19-25 tahun dengan pendapatan minimal Rp 1.000.000. Teknik sampling yang dipakai ialah probability sampling dengan pendekatan insidental. Populasi dalam kajian ini mencakup seluruh mahasiswa di lima perguruan tinggi di Kota Kupang. Instrumen penelitian terdiri dari 47 pernyataan yang layak digunakan. Pengolahan data dilakukan melalui analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi berganda, dan uji hipotesis. Hasilnya, pengaruh teman sebaya terhadap perilaku konsumtif bersifat positif (0,700) dan signifikan (0,000), sedangkan literasi keuangan menunjukkan pengaruh positif (0,006) namun tidak signifikan (0,953). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan F hitung 66,758 > F tabel 3,11 dan signifikansi 0,000.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Konsumen PCP Express Cabang Kupang menggunakan Metode Survei Kuantitatif Cristiyani Nada; Jacob Abolladaka; Fernando Saragih
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1953

Abstract

Kualitas pelayanan yang belum optimal menjadi tantangan bagi PCP Express Cabang Kupang dalam mempertahankan kepuasan pelanggan di tengah meningkatnya persaingan industri logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lima dimensi kualitas pelayananbukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati terhadap kepuasan konsumen, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 63 konsumen yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima dimensi kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, baik secara parsial maupun simultan (F = 9,230; Sig. = 0,000). Temuan ini menegaskan bahwa kualitas pelayanan memiliki peran penting dalam membentuk kepuasan pelanggan, terutama pada konteks layanan logistik di wilayah timur Indonesia. Secara praktis, hasil penelitian merekomendasikan agar PCP Express meningkatkan aspek jaminan dan keandalan sebagai faktor yang paling menentukan persepsi pelanggan. Secara akademis, penelitian ini memperkaya literatur mengenai kualitas pelayanan jasa pengiriman pada konteks geografis yang masih jarang diteliti.
Pengaruh Teman Sebaya dan Motivasi Belajar terhadap Kecurangan Akademik pada Mahasiswa PTN di Kota Kupang Mario Angelus Mikael Emi Lamak; Mausanan Buknoni; Wahidatul Hasanah Lubis; Velisitas Arista; Yulita Tuto Bisa; Redemtus Saluat; Fernando Saragih
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2175

Abstract

Dalam bidang pendidikan, penguatan nilai kejujuran dan integritas akademik menjadi aspek yang sangat fundamental. Meskipun demikian, institusi pendidikan masih menghadapi berbagai kendala dalam penerapannya. Salah satu permasalahan utama yang muncul adalah kecurangan akademik. Kecurangan akademik merupakan permasalahan signifikan yang dihadapi oleh berbagai institusi pendidikan, karena berpotensi menurunkan mutu proses pembelajaran serta melemahkan kredibilitas capaian akademik.Penelitian ini dilaksanakan guna untuk mengkaji tingkat signifikansi teman sebaya dan motivasi belajar terhadap kecurangan akademik baik secara individual maupun kolektif. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode. Populasi dalam penelitian ini adalah seluru survei mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri yang ada di kota Kupang dengan sampel sebanyak 65 responden yang ditentukan melalui probability sampling menggunakan teknik sample random sampling berdasarkan insidental. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan instrumen kuesioner yang memuat 26 butir pernyataan, yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27. Dimana data yang diolah telah memenuhi syarat asumsi klasik. Selanjutnya keseluruhan data diolah menggunakan analisis regresi linear berganda yang dilengkapi dengan uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa teman sebaya berpengaruh positif 0,411 dan signifikan pada 0,004 terhadap kecurangan akademik. Sedangkan motivasi belajar berpengaruh tidak positif -0,059 dan tidak signifikan pada 0,623.
Strategi Penguatan Wirausaha Mahasiswa di Era Digital: Peran Literasi Keuangan dan Kretaivitas pada PTN di NTT Rita Bangngu Bire; Chantika Wulandari; Jesica Noviyanti Lami; Fernando Saragih
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 3 (2025): JUPIN Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1736

Abstract

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa adalah rendahnya minat berwirausaha. Untuk mengatasi permasalahan ini, solusi yang ditawarkan yaitu pemanfaatan teknologi dan informasi yang baik dapat memberikan kemudahan bagi seseorang untuk berwirausaha. Penelitian ini berfokus pada rendahnya minat berwirausaha serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Tujuan riset ini yaitu untuk menentukan seberapa besar literasi keuangan, kreativitas, dan dampaknya terhadap keinginan untuk berbisnis. Peneliti menerapkan metode kuantitatif dengan jenis survei. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan 43 pernyataan: 12 untuk literasi keuangan, 14 untuk kreativitas, dan 17 untuk minat berwirausaha, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Populasi yang digunakan mencakup seluruh mahasiswa perguruan tinggi negeri di NTT. Sampel diambil menggunakan metode insidental sampling, mencakup 80 mahasiswa. Untuk menganalisis data digunakan regresi linear berganda. Selain itu, uji parsial, uji simultan, serta analisis koefisien determinasi juga dilakukan, dan seluruh data dianalisis dengan SPSS Versi 27. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi keuangan memberikan pengaruh positif (0,371) dan signifikan (0,003) terhadap minat berwirausaha. Di sisi lain, kreativitas juga menunjukkan pengaruh positif (0,486) dan signifikan (0,000) terhadap minat berwirausaha. Secara bersamaan, kombinasi variabel literasi keuangan dan kreativitas berpengaruh simultan (49,567) dan signifikan (0,000) terhadap minat berwirausaha di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa baik literasi keuangan maupun kreativitas memiliki kontribusi terhadap peningkatan minat berwirausaha.