Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perbedaan Jumlah Migrasi Penduduk Kota Bandung menggunakan Uji T² Hotelling Aulia Athhar Zakiyyan; Suliadi
Bandung Conference Series: Statistics 365-372
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcss.v6i2.26245

Abstract

Abstract. Population migration is a key social phenomenon for understanding the demographic dynamics of a region. The city of Bandung, as an economic and educational hub, experienced significant fluctuations in migration, particularly in 2022 and 2023. In 2022, many people moved to Bandung in search of job opportunities, education, and a better quality of life. However, socioeconomic conditions and government policies following the COVID-19 pandemic likely influenced migration patterns in 2023. To understand the differences in inbound and outbound migration between 2022 and 2023, the Hotelling’s T² multivariate statistical test was used. The analysis results indicate that there is a significant difference between the numbers of in-migration and out-migration in the two years, as evidenced by a p-value below the 5% significance level. This information can assist the government in formulating more effective policies for population management and regional development in the city of Bandung. Keywords: Migrasi, T² Hotelling Test, Citizen. Abstrak. Migrasi penduduk merupakan fenomena sosial penting dalam memahami dinamika demografi suatu wilayah. Kota Bandung, sebagai pusat ekonomi dan pendidikan, mengalami fluktuasi migrasi yang signifikan, khususnya pada tahun 2022 dan 2023. Pada tahun 2022, banyak penduduk yang datang ke Bandung mencari peluang kerja, pendidikan, dan kualitas hidup yang lebih baik. Namun, kondisi sosial ekonomi dan kebijakan pemerintah setelah pandemi COVID-19 kemungkinan memengaruhi pola migrasi pada tahun 2023. Untuk memahami perbedaan migrasi masuk dan keluar antara tahun 2022 dan 2023, digunakan uji statistik multivariat T² Hotelling. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara jumlah migrasi masuk dan keluar di kedua tahun tersebut, berdasarkan hasil uji yang menunjukkan nilai p-value lebih kecil dari tingkat signifikansi 5%. Informasi ini dapat membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam mengelola populasi dan pengembangan wilayah di Kota Bandung. Kata Kunci: Migrasi, Uji T² Hotelling, Penduduk.
Perancangan Strategi Pemasaran Berbasis Analisis Sentimen Naive Bayes Firman Aji Utama; Ahmad Arif Nurrahman; Dewi Shofi Mulyati; Suliadi
Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science 561-568
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsies.v6i2.25756

Abstract

Abstract. Aquila Knives is a micro, small, and medium enterprise (MSME) engaged in the production and sale of kitchen knives, butcher knives, outdoor knives, and traditional Indonesian blades. In recent periods, the company experienced a 37% decline in sales, indicating the need to evaluate its marketing strategy based on customer perceptions. This study aims to analyze customer sentiment and develop a marketing strategy based on the analysis results. The dataset consists of 896 YouTube comments collected through web scraping. The analysis process includes text preprocessing, Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF) weighting, sentiment classification using the Naïve Bayes algorithm, and Rule-Based Aspect Extraction based on Kotler’s product quality dimensions: Price, Feature, Reliability, Durability, Performance, Service, and Aesthetic. The results show that the Naïve Bayes model achieved an accuracy of 71.67%. The Performance aspect received the highest positive sentiment, while the Service aspect was dominated by negative sentiment, making it the highest priority for improvement. Based on these findings, a marketing strategy was developed using the Marketing Mix (4Ps) and translated into the 7 StoryBrand framework to support content marketing. The proposed approach provides a more targeted, customer-oriented marketing strategy with the potential to improve marketing effectiveness and increase Aquila Knives' sales. Abstrak. Aquila Knives merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang produksi dan penjualan pisau, seperti pisau dapur, pisau jagal, pisau outdoor, dan senjata tradisional Indonesia. Dalam beberapa periode terakhir, perusahaan mengalami penurunan penjualan sebesar 37%, yang mengindikasikan perlunya evaluasi strategi pemasaran berdasarkan kebutuhan pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen pelanggan serta merancang strategi pemasaran berbasis hasil analisis tersebut. Data penelitian berupa 894 komentar YouTube yang diperoleh melalui web scraping. Tahapan analisis meliputi preprocessing, pembobotan kata menggunakan TF-IDF, klasifikasi sentimen dengan algoritma Naïve Bayes, serta Rule-Based Aspect Extraction berdasarkan aspek kualitas produk Kotler, yaitu Price, Feature, Reliability, Durability, Performance, Service, dan Aesthetic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Naïve Bayes menghasilkan akurasi sebesar 71,67%. Aspek Performance memperoleh sentimen positif tertinggi, sedangkan aspek Service didominasi sentimen negatif sehingga menjadi prioritas perbaikan. Berdasarkan hasil tersebut, disusun strategi pemasaran menggunakan Marketing Mix (4P) yang diterjemahkan ke dalam kerangka 7 Story Brand sebagai dasar content marketing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini menghasilkan strategi pemasaran yang lebih terarah, berbasis kebutuhan pelanggan, dan berpotensi meningkatkan efektivitas pemasaran serta penjualan Aquila Knives.