Kunjungan lapangan ke Panti Asuhan Abba, Malang, merupakan bagian dari tugas mata kuliah Kewarganegaraan yang bertujuan mengembangkan karakter dan keterampilan masa depan bagi remaja panti asuhan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan akses informasi dan bimbingan karier yang dialami penghuni panti asuhan tingkat SMA (kelas 10–12), yang berada pada fase transisi krusial antara melanjutkan kuliah atau memasuki dunia kerja. Permasalahan utama yang diangkat adalah ketidaksiapan peserta dalam menghadapi pilihan tersebut, baik dari segi pemahaman sistem perkuliahan dan dunia kerja, maupun keterampilan teknis dan nonteknis yang dibutuhkan. Metode pemecahan yang digunakan berupa tiga sesi utama: penyampaian materi interaktif tentang perbedaan dunia perkuliahan dan dunia kerja, praktik langsung pembuatan Curriculum Vitae (CV), dan pelatihan kerja sama tim melalui permainan dan studi kasus. Hasil saintifik yang diperoleh menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai karakteristik masing-masing jalur pascasarjana, serta penguasaan teknis penyusunan CV yang baik. Implementasi metode ini berhasil memberikan pengalaman aplikatif yang membangun kepercayaan diri, kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab peserta. Simpulannya, kegiatan ini secara nyata memperkuat nilai-nilai kewarganegaraan seperti solidaritas, partisipasi aktif, dan pengabdian masyarakat, sekaligus menjadi kontribusi mahasiswa dalam mencerdaskan kehidupan bangsa di tingkat akar rumput.