Nabila Alifia
Universitas Tangerang Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Deviasi Jadwal Produksi Menggunakan Critical Path Method (CPM), Line Balancing Dan Schedule Performance Index (SPI) Pada Proses Produksi PT Adil Makmur Fajar Rakay Edhiargo Toyosito; Nabila Alifia; Angga Widyas Swara
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1087

Abstract

Penjadwalan produksi merupakan aspek penting dalam menjamin kelancaran proses produksi agar target perusahaan dapat tercapai sesuai rencana. PT Adil Makmur Fajar masih menghadapi permasalahan berupa deviasi jadwal produksi yang ditandai dengan keterlambatan penyelesaian pekerjaan, ketidakseimbangan beban kerja antar stasiun, serta pencapaian target produksi yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis deviasi jadwal produksi menggunakan metode Critical Path Method (CPM), Line Balancing, Schedule Performance Index (SPI), dan Fishbone Diagram. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data primer berupa observasi dan wawancara serta data sekunder berupa jadwal produksi, laporan aktual produksi, data downtime mesin, dan data defect periode Januari–Mei 2026. Hasil analisis CPM menunjukkan bahwa seluruh aktivitas produksi pada proses packing berada pada jalur kritis sehingga setiap aktivitas harus diselesaikan sesuai urutan untuk menghindari keterlambatan. Hasil Line Balancing menunjukkan masih terdapat ketidakseimbangan beban kerja yang menyebabkan bottleneck dan idle time pada beberapa stasiun kerja. Perhitungan SPI menghasilkan nilai kurang dari satu pada sebagian besar periode pengamatan, yang menunjukkan bahwa pelaksanaan produksi belum sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Analisis Fishbone Diagram mengidentifikasi bahwa deviasi jadwal dipengaruhi oleh faktor manusia, mesin, metode, material, lingkungan, dan pengukuran. Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan disarankan melakukan preventive maintenance secara berkala, meningkatkan kompetensi operator melalui pelatihan, melakukan pemerataan beban kerja, serta menerapkan pemantauan kinerja jadwal menggunakan SPI secara rutin. Penerapan rekomendasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketepatan jadwal produksi, mengurangi keterlambatan, dan meningkatkan efisiensi proses produksi.