Siti Khadijah
Program Studi Pendidikan Agama Isla, Universitas Sains Al-Qur'an Wonosobo, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dan Dampaknya terhadap Waktu Efektif Pembelajaran di SMK Takhassus Al-Qur’an Drs. Ali Imron, M.Ag; Sardatul Hikmah; Rindiana Rindiana; Ria Tri Hartini; Denisa Amni Nabilah Amin; Akhmad Muthohar; Muhammad Akmal; Fauzan Fauzan; Siti Khadijah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 5: September 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program yang mendukung pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik selama mengikuti kegiatan pendidikan. Pelaksanaan program tersebut menjadi bagian dari aktivitas sekolah yang perlu diselaraskan dengan kegiatan pembelajaran agar keduanya dapat berjalan secara optimal. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta dampaknya terhadap waktu efektif pembelajaran di SMK Tahasus Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada guru dan peserta didik. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pelaksanaan MBG memerlukan alokasi waktu tertentu untuk menerima, mengonsumsi, dan mengembalikan perlengkapan makan. Kondisi tersebut menyebabkan adanya penyesuaian terhadap waktu pembelajaran ketika pelaksanaan MBG berlangsung berdekatan dengan kegiatan belajar. Guru melakukan penyesuaian terhadap proses pembelajaran berdasarkan kondisi peserta didik dan waktu yang tersedia, sedangkan peserta didik memberikan tanggapan positif terhadap manfaat program MBG dalam memenuhi kebutuhan makan dan membantu menghemat pengeluaran untuk jajan. Pelaksanaan MBG dan pembelajaran tetap dapat berjalan, tetapi waktu pelaksanaannya perlu disesuaikan agar kegiatan makan tidak terlalu mengurangi waktu belajar. Penyesuaian waktu pelaksanaan menjadi salah satu aspek yang dapat mendukung keterlaksanaan kedua kegiatan secara optimal.