Keluarga petani di Kampung Koya Tengah, Distrik Muara Tami masih menggantungkan pendapatan pada hasil pertanian yang berfluktuasi mengikuti musim panen, sementara pemahaman mereka mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga masih terbatas termasuk dalam hal pencatatan pemasukan dan pengeluaran, pemisahan modal usaha tani dari dana konsumsi rumah tangga, serta penyusunan tabungan untuk kebutuhan mendesak. Kondisi ini mendorong mahasiswa KKN untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi literasi keuangan bagi keluarga petani. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terkait perencanaan keuangan rumah tangga, kebiasaan mencatat pemasukan dan pengeluaran, serta strategi mengakses produk keuangan formal seperti tabungan di bank, koperasi, dan BUMDes. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi interaktif, dan simulasi pencatatan keuangan sederhana. Tahapan kegiatan meliputi tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Hasil pengabdian yang dilakukan terhadap keluarga petani dengan jumlah peserta 9 orang menunjukkan bahwa selama kegiatan berlangsung peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi pada sesi tanya jawab. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi keluarga petani di Kampung Koya Tengah yang terlihat dari meningkatnya pemahaman peserta dalam mengelola keuangan rumah tangga dan usaha tani serta tumbuhnya minat untuk memanfaatkan lembaga keuangan formal. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan berkontribusi positif terhadap kesejahteraan keluarga petani di Kampung Koya Tengah