Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISA PEMBANGUNAN MANUSIA DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI PROVINSI PAPUA Charley M. Bisai; Maria Kbarek; Achmad Riyadi Pajeru
KEUDA (Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah) Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.686 KB) | DOI: 10.52062/keuda.v4i3.1125

Abstract

Human development in Papua is still a central issue and is a concern of the government at the national and regional levels. If human development is in its actual position, it will have an impact on the welfare of its people. Human development uses the HDI indicator (Human Development Index) while the welfare of the community uses indicators of income per capita and poverty. Some of the objectives to be achieved from this study include to analyze: (1.) the correlation of the forming components with HDI; (2.) what components form the largest HDI; and (3.) the effect of HDI on income per capita, and poverty. This study uses secondary data with the analysis period 2010 - 2018. Data analysis was performed using correlation and regression analysis techniques. The analysis shows that: (1) All components of HDI are positively and significantly related to HDI. The AHH component has a strong relationship, while the other components are very strong. The HLS and RLS components (education index) have the greatest magnitude of the correlation coefficient so they form the dominant HDI compared to AHH and Per capita Expenditures. (2) HDI has a positive and significant effect on per capita income in Papua Province. (3). HDI has a negative and significant effect on poverty levels in Papua Province.
ANALISIS HUBUNGAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN KEEROM Rachmaeny Indah; Moh. Adi Supriyadi Adi Supriyadi; Maria Kbarek
Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55264/jumabis.v10i1.218

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi PAD yang signifikan dari tahun ke tahun, serta upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi sumber-sumber pendapatan lokal di tengah dinamika pertumbuhan ekonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Keerom, serta mengkaji pengaruh jumlah penduduk dan pengeluaran pemerintah terhadap PAD, dan pengaruh jumlah penduduk serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari tahun 2015–2024, bersumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Keerom. Metode analisis yang digunakan adalah korelasi Kendall’s tau_b untuk menguji hubungan antara PAD dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), serta regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap PAD dan pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara PAD dan pertumbuhan ekonomi. Jumlah penduduk dan pengeluaran pemerintah juga tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD. Sebaliknya, IPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara jumlah penduduk tidak berpengaruh.
Peranan Sektor Pariwisata Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Di Kota Jayapura Tahun 2011-2020 Madeleine Carla Simopiaref; Transna Putra Urip; Maria Kbarek
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i1.2103

Abstract

Penelitian ini berjutuan untuk mengetahui Peranan Sektor Pariwisata yang terdiri dari variabel Jumlah Obyek Wisata, Jumlah Wisatawan, Jumlah Tingkat Hunian Hotel, dan Jumlah Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Jayapura pada tahun 2011-2020. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pariwisata Kota Jayapura dan BAPENDA Kota Jayapura. Adapun data yang digunakan meliputi data Jumlah Obyek Wisata, Jumlah Wisatawan, Jumlah Tingkat Hunian Hotel, dan Jumlah Restoran.  Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Regresi Linear Berganda. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan menunjukan bahwa variabel jumlah obyek wisata, variabel jumlah wisatawan dan Variabel Jumlah  Tingkat Hunian Hotel  tidak berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Jayapura, sedangkan  Variabel Jumlah Restoran berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Kota Jayapura. Berdasarkan Uji Hipotesis diketahui bahwa Jumlah Obyek Wisata tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD kota Jayapura dengan signifikan sebesar 0,856, Jumlah Wisatawan tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD Kota Jayapura dengan signifikan sebesar  0,089, Jumlah Tingkat Hunian Hotel tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD Kota Jayapura dengan signifikan sebesar 0,658, dan Jumlah Restoran berpengaruh signifikan terhadap PAD Kota Jayapura dengan signifikan sebesar 0,013 dengan taraf signifikansi sebesar 5% (α = 0,05).Kata Kunci: Pendapatan Asli Daerah (PAD), Sektor Pariwisata
Pengaruh IPM, Pertumbuhan Ekonomi Dan Tenaga Kerja Terhadap Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Di Provinsi Papua Fandini Diamona Jamaludin; Yundy Hafizrianda; Marsi Adi Purwadi; Maria Kbarek
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v7i1.2173

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah: Untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Incremental Capital Output Ratio (ICOR) di Provinsi Papua, menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berpengaruh terhadap Incremental Capital Output Ratio (ICOR) di Provinsi Papua dan menganalisis pengaruh tenaga kerja berpengaruh terhadap Incremental Capital Output Ratio (ICOR) di Provinsi Papua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya thitung untuk IPM sebesar -1,136 < dari ttabel 1,812 dengan angka signifikansi sebesar 0,299 > 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa IPM berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap ICOR di Provinsi Papua. Thitung untuk PDRB sebesar 1,850. Besarnya ttabel pada α = 0,05 adalah sebesar 1,812. Besarnya thitung untuk IPM sebesar 1,850 > dari ttabel 1,812 dengan angka signifikansi sebesar 0,114 > 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa PDRB berpengaruh positif tidak signifikan terhadap ICOR di Provinsi Papua. Thitung untuk tenaga kerja sebesar 3,518. Besarnya ttabel pada α = 0,05 adalah sebesar 1,812. Besarnya thitung untuk IPM sebesar 3,518 > dari ttabel 1,812 dengan angka signifikansi sebesar 0,013 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tenaga kerja berpengaruh positif signifikan terhadap ICOR di Provinsi Papua.Kata Kunci: IPM, PDRB, Tenaga Kerja, ICOR.
Analisis Tingkat Kemiskinan Petani Kelapa Sawit Di Kampung Yamara Kabupaten Keerom Yundi Hafizrianda; Rahmad Hidayat; Marsi Adi Purwadi; Maria Kbarek
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v7i2.2179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemiskinan petani kelapa sawit dikampung yamara kabupaten keerom. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik koesioner, observasi, dan dokumentasi. Adapun informan penelitian dalam penelitian ini adalah 30 orang masyarakat petani kelapa sawit di kampung yamara kabupaten keerom. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat konsumsi rumah tangga masyarakat petani kelapa sawit dikampung yamara lebih tinggi dibandingkan pendapatan yang di dapat oleh masyarakat petani kelapa sawit karena rendahnya pendidikan, dan murahnya harga kelapa sawit pertonya. Peneliti mendapatkan dari informas-informasi yang beredar, dankesimpulan yang di dapat setelah dilakukannya penelitian ini. Hasil akhir dari proses peneliti ini dapat dijadikan bahan evaluasi bagi pemerintah agar dapat memperhatikan masyarakat petani kelapa sawit dikampung yamara kabupaten keerom agar guna masyarakat hidup dengan layak.Kata Kunci: Petani Kelapa Sawit, Tingkat Kemiskinan
Pengaruh Optimalisasi Anggaran Pariwisata Terhadap Kunjungan Wisatawan dan Kontribusi Pendapatan Asli Daerah di Kota Jayapura Tahun 2022–2024 Kevin Ruicosta Pulanda; Maria Kbarek
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v12i2.5502

Abstract

This study aims to analyze the influence of tourism budget optimization on the number of tourist visits and the revenue of Local Original Revenue (PAD) in Jayapura City for the period 2022–2024. The research method employs a quantitative approach using the Path Analysis model. Prior to the analysis, instrument testing and classical assumption testing were conducted. Hypothesis testing was carried out through partial tests, simultaneous tests, and the Sobel test to examine the mediating role. Primary data were collected through questionnaires distributed to 35 respondents from the Tourism Office, Bappeda, the Office of SMEs and Cooperatives, the Transportation Office, and travel agents. The results showed that tourism budget optimization has a positive and significant effect on both tourist visits and the contribution of tourism to PAD, with tourist visits acting as a significant mediating variable. Simultaneously, tourism budget optimization also significantly affects both indicators. Thus, the more optimal the management of the tourism budget, the higher the number of tourist visits and the greater the contribution of the tourism sector to PAD in Jayapura City. Practically, it is recommended that the local government formulate more effective, efficient, transparent, and sustainable tourism budget policies, as well as direct programs toward increasing tourist visits to maximize local revenue. Keywords: Budget Optimization, Tourist Visits, Contribution to Local Original Revenue, Path Analysis
Pengaruh Peningkatan Pajak Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Jayapura Tahun 2016-2025 Maylan Adventesia Manullang; Julius Ary Mollet; Maria Kbarek
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v13i1.5594

Abstract

This study aims to analyze the development of restaurant tax realization, examine its effect on Local Own-Source Revenue (PAD), and identify supporting and inhibiting factors for optimizing restaurant tax collection in Jayapura City for the 2016-2025 period. The research employed a mixed method, with quantitative analysis using simple linear regression on secondary data of restaurant tax and PAD realizations from BAPENDA Jayapura City, as well as qualitative analysis through interviews with key informants. The results show that restaurant tax realization fluctuated, increasing before the pandemic (2016-2019), drastically declining in 2020 due to COVID-19, recovering strongly in 2021-2022 with a peak of IDR 65.03 billion, then decreasing again in 2023-2025. Restaurant tax has a positive and significant effect on PAD with a correlation coefficient (R) of 0.907 (very strong), a coefficient of determination (R²) of 82.3 percent, and a regression equation of PAD = 13.80 billion + 4.482 (Restaurant Tax), indicating a multiplier effect. Supporting factors include a strong legal foundation, significant economic potential, information technology, and a self-assessment system, while inhibiting factors include fluctuations in the number of taxpayers, data gaps, low compliance, limited human resources, and external factors such as pandemics and inflation. Keywords: Restaurant Tax, Local Own-Source Revenue (PAD)