Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN SISTEM BUDIDAYA IKAN KOI (Cyprinus carpio) SERTA SOSIALISASI KONSERVASI PENYU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN KEPEDULIAN KEPADA MASYARAKAT PESISIR Rosevelt Cerdas Lase; Angel Oktavia Telaumbanua; Maria Cecilia Trisita Putri Laia; Faqih Zuchrin Harefa; Ifanema Berkat Gulo; Dewi Nasa Leni Telaumbanua
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.2942-2952

Abstract

Wilayah pesisir adalah Selain memiliki potensi sumber daya hayati dan ekonomi yang besar, wilayah pesisir menghadapi banyak tantangan dalam pengelolaannya. Pemanfaatan sumber daya pesisir yang tidak berdasarkan prinsip keberlanjutan dapat menyebabkan penurunan kualitas lingkungan, penurunan keanekaragaman hayati, dan penurunan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan dan kelautan. Pengabdian ini ditujukan kepada 15 masyarakat pesisir dan dilakukan di Yayasan Terang Nias Ehowu di Desa Binaka, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, pada 25 Juni 2026. Metode Waterfall diterapkan pada program melalui tahapan ceramah dan implementasi, Setelah pelatihan tentang manajemen budidaya ikan koi (Cyprinus carpio) dan konservasi penyu, praktik, pendampingan, pengawasan, dan evaluasi dilakukan untuk mengukur pemahaman peserta dan efektivitas program. Kegiatan pengabdian di Yayasan Terang Nias Ehowu di Desa Binaka melibatkan 15 masyarakat pesisir melalui pelatihan, praktik, ceramah, dan pendampingan tentang konservasi penyu dan ikan koi (Cyprinus carpio). Pemijahan, menjaga kolam, menanam cacing sutra, dan bersosialisasidan pelepasliaran tukik untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kepedulian, dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian di Yayasan Terang Nias Ehowu, Desa Binaka, berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang budidaya ikan koi (Cyprinus carpio) dan meningkatkan kesadaran akan konservasi penyu. Peserta memperoleh pemahaman tentang praktik budidaya ikan koi yang baik melalui ceramah, pelatihan, praktik, dan pendampingan. Ini membantu mereka mempertimbangkan budidaya ikan koi sebagai sumber pendapatan alternatif dan mendukung pengelolaan sumber daya petani.