Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Pakan Alami Maggot BSF (Hermetia Illucens) Untuk Pakan Budidaya Ikan Sebagai Bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Tugalagawu, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat Enjel Delahowuhowu Telaumbanua; Alfriend John Saotama Halawa; Rosmawati Gea; Rosevelt Cerdas Lase; Cindy Ardita Telaumbanua; Vebriman Jaya Halawa; Destriman Laoli
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 4 No. 2 (2025): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v4i2.5555

Abstract

A major problem in the fisheries sector in rural areas is the high cost of fish feed, which can reach 60-70% of total production costs. Training on making natural feed based on Black Soldier Fly (BSF) maggot is an innovative solution in reducing dependence on commercial feed. This community service activity was carried out in Tugalagawu Village, Sirombu District, West Nias Regency using a participatory approach. Activities involved lectures, discussions, and hands-on practice regarding maggot cultivation and its utilization as an alternative fish feed. The results of the training showed an increase in community knowledge and skills in maggot farming, as well as increased enthusiasm in adopting the technology to improve the efficiency of farmed fish production. The training also had a positive impact on household organic waste management and encouraged the economic independence of local communities.
Optimalisasi Kultur Cacing Sutra (Tubifex Sp.) Sebagai Pakan Alami Untuk Larva Ikan Alfriend John Saotama Halawa; Rosmawati Gea; Cindy Ardita Telaumbanua; Enjel Delahowuhowu Telaumbanua; Rosevelt Cerdas Lase; Vebriman Jaya Halawa; Destriman Laoli
Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan Vol. 2 No. 2 (2025): PENARIK - Agustus
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/penarik.v2i2.589

Abstract

Silkworms (Tubifex sp.) are one of the leading natural feeds that are rich in protein, essential amino acids, and fats, and have a body size suitable for consumption by fish larvae. However, its limited availability and fluctuating quality are challenges in fish hatchery activities. This study aims to optimize the direct cultivation of silk worms in tarpaulin ponds with a field experiment approach, in order to increase the quantity as natural feed. The research was conducted at Ceria Group, Tugalagawu Village, Sirombu Sub-district, West Nias Regency, from May 27 to June 15, 2025. The methods used included the use of mud media enriched with organic materials such as bran and tofu pulp, and fermentation with EM4 to increase nutrient availability. Environmental parameters such as temperature (26-28°C) and pH (6.8-7.2) were controlled during the rearing period. The results showed that organic fermentation media was able to increase worm biomass to 80-120 g/m² with a harvest efficiency of 75%. The worms produced had visual quality and nutritional content suitable as larval feed, with potential protein content of 55-60% and fat content of 13-15%. This study concludes that local fermentation-based cultivation techniques can increase the efficiency of silk worm production while supporting natural food self-sufficiency at the coastal community level.
MANAJEMEN SISTEM BUDIDAYA IKAN KOI (Cyprinus carpio) SERTA SOSIALISASI KONSERVASI PENYU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN KEPEDULIAN KEPADA MASYARAKAT PESISIR Rosevelt Cerdas Lase; Angel Oktavia Telaumbanua; Maria Cecilia Trisita Putri Laia; Faqih Zuchrin Harefa; Ifanema Berkat Gulo; Dewi Nasa Leni Telaumbanua
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.2942-2952

Abstract

Wilayah pesisir adalah Selain memiliki potensi sumber daya hayati dan ekonomi yang besar, wilayah pesisir menghadapi banyak tantangan dalam pengelolaannya. Pemanfaatan sumber daya pesisir yang tidak berdasarkan prinsip keberlanjutan dapat menyebabkan penurunan kualitas lingkungan, penurunan keanekaragaman hayati, dan penurunan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan dan kelautan. Pengabdian ini ditujukan kepada 15 masyarakat pesisir dan dilakukan di Yayasan Terang Nias Ehowu di Desa Binaka, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, pada 25 Juni 2026. Metode Waterfall diterapkan pada program melalui tahapan ceramah dan implementasi, Setelah pelatihan tentang manajemen budidaya ikan koi (Cyprinus carpio) dan konservasi penyu, praktik, pendampingan, pengawasan, dan evaluasi dilakukan untuk mengukur pemahaman peserta dan efektivitas program. Kegiatan pengabdian di Yayasan Terang Nias Ehowu di Desa Binaka melibatkan 15 masyarakat pesisir melalui pelatihan, praktik, ceramah, dan pendampingan tentang konservasi penyu dan ikan koi (Cyprinus carpio). Pemijahan, menjaga kolam, menanam cacing sutra, dan bersosialisasidan pelepasliaran tukik untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kepedulian, dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian di Yayasan Terang Nias Ehowu, Desa Binaka, berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang budidaya ikan koi (Cyprinus carpio) dan meningkatkan kesadaran akan konservasi penyu. Peserta memperoleh pemahaman tentang praktik budidaya ikan koi yang baik melalui ceramah, pelatihan, praktik, dan pendampingan. Ini membantu mereka mempertimbangkan budidaya ikan koi sebagai sumber pendapatan alternatif dan mendukung pengelolaan sumber daya petani.