Sitna Fatma Peleger
Institut Agama Islam Negeri Ternate

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK PENGUATAN LITERASI MENULIS GURU DALAM PENYUSUNAN MODUL AJAR BERBASIS MODERASI BERAGAMA DI MTS ANGKASA AURI PULAU MOROTAI Adiyana Adam; Sahjad M Aksan; Megawati Abdullah; Sitna Fatma Peleger
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.%p

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan literasi menulis guru dalam menyusun modul ajar dan perangkat pembelajaran melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), yang diintegrasikan dengan nilai-nilai Moderasi Beragama. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, pada 7–8 Agustus 2026, di MTs Angkasa AURI, Pulau Morotai, diikuti oleh 12 guru dan tenaga kependidikan dari dua madrasah, yaitu MTs Angkasa Morotai (7 peserta) dan MIN 2 Morotai (5 peserta). Metode yang digunakan adalah Practice-Based Mentoring yang dipadukan dengan Participatory Training, meliputi orientasi, praktik workshop AI, pendampingan penyusunan modul ajar, integrasi nilai Moderasi Beragama, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui penilaian modul ajar berbantuan AI yang dihasilkan tiap peserta (bobot 70%) dan penilaian presentasi hasil (bobot 30%), yang digabungkan menjadi nilai akhir dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 10 dari 12 peserta (83,3%) mencapai kategori baik hingga sangat baik, sedangkan 2 peserta (16,7%), yang keduanya berstatus tenaga kependidikan bukan guru, masih memerlukan pendampingan lanjutan. Nilai akhir berkisar antara 71 hingga 88. Temuan ini menunjukkan bahwa AI, apabila dipandu melalui pendampingan yang terstruktur, dapat mempercepat produksi modul ajar guru yang berkualitas, kontekstual, dan terintegrasi nilai Moderasi Beragama, sekaligus menegaskan perlunya pendampingan lanjutan yang dibedakan berdasarkan peran bagi tenaga kependidikan